Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Ramadhan Penuh Berkah, Anggota DPR RI Dapil Banten II Prof. Dr. Ir. H. Furtasan Ali Yusuf Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

13
×

Ramadhan Penuh Berkah, Anggota DPR RI Dapil Banten II Prof. Dr. Ir. H. Furtasan Ali Yusuf Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

Serang, Banten
MediaViral.co

Anggota DPR RI Dapil Banten II Prof. Dr. Ir. H. Furtasan Ali Yusuf, SE, S,Kom.,M.M menggelar sosialisasi Daerah Pemilihan mengenai 4 pilar kebangsaan yang diikuti sekira 250-an masyarakat Lingkungan Syabulu, Kecamatan Serang, Kota Serang Banten (17-03-2026) yang dimualai Pukul 08 : 00 WIB

Example 300250

Dalam sosialisasi tersebut, dibahas korelasi antara Pancasila sebagai falsafah negara dengan bulan Ramadan yang kini sedang dijalani umat Islam di seluruh tanah air.
Politisi Partai Nasdem tersebut menyampaikan, bahwa Ramadhan bulan yang sangat tepat untuk menerapkan dan menjalankan 5 sila yang ada di Pancasila.

Ada relevansi nilai-nilai Pancasila dengan spirit bulan Ramadan.

“Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Bukankah puasa itu merupakan wujud ibadah kepada Yang Maha Esa? Sila pertama bisa kita maknai bahwa puasa menggembleng manusia untuk ajeg dalam mengemban misi membangun peradaban dunia sebagai wakil Tuhan di bumi, khalifah fil-ardhi.

Kedua, sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab juga memiliki korelasi yakni bagi orang yang berpuasa tercerminkan dalam pembumian kreatif hablu min-Allah kehambaan dengan hablum min an-nas, khalifah fil-ardhi.
Di bulan Ramadan umat Islam ramai-ramai melakukan kegiatan kemanusiaan wujud pengamalan sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

“Wujudnya dengan melakukan shodaqoh, membayar zakat fitrah dan zakat mal atas harta yang dimiliki. Kemudian, puasa juga dapat memancarkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan Indonesia dengan memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa ini tercermin dalam ibadah taraweh berjamaah di masjid atau kegiatan bukber dengan kegiatan tersebut terjalin silaturrahmi antar sesama tak peduli miskin kaya jabatan tinggi atau rendah cikal bakal persatuan,” sambungnya.

Menurut Prof. Furtasan, tak dapat dipungkiri bahwa dengan beragamnya pembelahan sosial yang sangat plural di masyarakat, rentan terjadinya konflik.
Namun, hal itu tidak akan menjadi runcing manakala yang dicari adalah simpul persamaan dan bukan perbedaan sehingga satu sama lain saling mengenal dan dapat menjaring persatuan nasional,”terangnya. (mediaviral.co)

Example 300x375