Tangerang/Banten, koranpemberitaankorupsi.id
Sejumlah Masyarakat Publik dan warga setempat, dan kontrol sosial dari DPC Tangerang LSM KPK Nusantara (LSM KPK N) yang memantau pelaksanaan proyek tersebut menemukan bahwa ketebalan lapisan hotmix hanya mencapai 1,5 /2 cm jauh di bawah standar minimum yang biasanya diterapkan untuk proyek sejenis, yaitu 3-5 cm. Ketebalan yang tidak sesuai ini menimbulkan spekulasi bahwa ada upaya pengurangan biaya dengan cara mengurangi kualitas material dan pengerjaan, demi memperkaya oknum senin 3 Maret 2025.
Dalam Hal ini hitungan jam proyek hotmix di kerjakan pada sore dan selesai malam saat di konfirmasi oleh ketua Endang Supriatna, alias Bung Eden warga setempat enggan di sebut namanya mengatakan, betul pak ini proyek baru sekitaran baru 5 hari di kerjakan kurang lebih dikerjakan terkesan jadi dalam pengerjaan asal asalan dalm pengerjaan nya bahkan terlihat tipis dan ada yang yang sudh rontok alias rusak apa lagi ada musim hujan pastinya hancur jaln hotmix tersebut, ucap nya warga setempat.
Aktivis Junior Termuda junior Ketua Endang Supriatna alias Bung Eden dari DPC Tangerang LSM KPK Nusantara Menjelaskan ke Awak media online dan cetak Kami lihat sudah ada ke rusak tipis, kami tidak tau ini pekerjaan siapa, karena tidak ada papan informasi disekitar lokasi Seharusnya Sebelum di kerjakan proyek jalan hotmix ini dipasangkan papan informasi keterbukaan informasi publik. Agar masyarakat Warga setempat dan masyarakat publik dapat melihat besar atau kecil nya supaya jelas terpenci baik volume, panjang dan lebar dan lain lainya.apakah anggran PlL kecamatan kah atau angaran dari dana desa. imbuhnya Ketua Endang.
Lanjutan Ketua Endang Supriatna Kami bersama team anggota investigasi Diduga ini proyek pasti punya kecamtan Jayanti yang di kerjakan oleh pihak 3 pelaksana CV Sulaiman gaib yang tidak terlihat wujud Nama CV tersebut Tidak terpasang Papan informasi dilokasi. Sungguh miris dalam pengerjaan nya asal jadi samraut bahkan Diduga terlihat depan area garasi mobil di hotmix juga seharusnya jalan hotmix itu do gunakan untuk umum bukan untuk pribadi. Diduga kuat pihak pelaksana kuat ingin memperkaya diri sendiri dan diduga tidak ada dalam pengawasan dari pihak pemerintahan setempat dalm pengerjaan tersebut.
Pasti ada indikasi di duga ada kongkalingkong dalam pengawasan pengerjaan Oknum tersebut . Kami meminta kepada pihak pemerintah kabupaten atau pemerintah kecamatan agar segera turun cek kelapangan dan jangan di bayarkan dalam pencarian harus di rapih kan atau harus di kerjakan ulang kembali.Kami akan layangkan surat klarifikasi kepihak pemerintah tersebut.Tegasnya ketua Eden
Ditempat Terpisah, sementara itu Kasi pembangunan kecamtan Jayanti saat di konfirmasi oleh anggota Kabid investigasigasi LSM KPK Nusantara melalui chat WhatsApp melalui chat Pak kasi mengatakan itu bener proyek jalan hotmix di kampung pasir Muncang di kerjakan oleh inisial R dan saat diberikan pertanyaan lagi oleh awak media apakah bapak ada di lokasi tersebut dalam pelaksanaan Pengerjaan nya pak kasi pembangunan kecmatan bungkam tidak bisa menjawab dan memblokir nomor Aktivitas anggota LSM KPK Nusantara.Tutupnya Kasi pembangunan kecamtan Jayanti (Siti Munawaroh)
















