Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Perang Besar Meletus! AS dan Israel Hujani Teheran dengan Rudal, Iran Siap Balas “Menghancurkan”

28
×

Perang Besar Meletus! AS dan Israel Hujani Teheran dengan Rudal, Iran Siap Balas “Menghancurkan”

Sebarkan artikel ini

Teheran, Iran – MediaViral.co

Langit ibu kota Teheran berubah menjadi lautan api. Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer besar-besaran ke jantung Republik Islam Iran. Ledakan terdengar di berbagai penjuru kota, asap hitam membumbung tinggi, dan kepanikan tak terhindarkan.

Example 300250

Kantor berita Fars melaporkan sejumlah rudal menghantam Jalan Universitas dan kawasan Jomhouri. Media semi-resmi Tasnim menyebut ledakan juga mengguncang wilayah Seyyed Khandan di utara Teheran. Serangan dilaporkan meluas hingga Provinsi Ilam di bagian barat Iran.

Koresponden Al Jazeera di lokasi menyebut asap mengepul di banyak titik kota. Jaringan telepon seluler dilaporkan lumpuh di sejumlah wilayah. “Saat ini tidak mungkin melakukan panggilan,” ujar jurnalis mereka dari lapangan.

Trump: Operasi Tempur Besar-Besaran Dimulai

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengonfirmasi operasi militer tersebut. Ia menyebut serangan terkoordinasi ini bertujuan “menghilangkan ancaman nyata dari rezim Iran.”

“Militer AS memulai operasi tempur besar-besaran di Iran. Tujuan kami melindungi rakyat Amerika dengan melenyapkan ancaman dari rezim Iran,” tegas Trump.

Seorang pejabat AS kepada Reuters mengungkapkan bahwa serangan dilakukan melalui udara dan laut. Jet tempur dan kapal perang dikerahkan dalam operasi gabungan dengan Israel, sebagai tekanan keras agar Iran menyetujui kesepakatan soal program nuklirnya.

Israel Klaim Serangan untuk Keamanan Nasional

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan serangan rudal itu dilakukan untuk “menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel.”

Menurut laporan Associated Press, salah satu titik yang diserang berada di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Namun, seorang pejabat yang dikutip Reuters menyebut Khamenei telah dipindahkan ke lokasi aman dan tidak berada di Teheran saat serangan terjadi.

Pejabat pertahanan Israel mengungkapkan bahwa operasi ini telah direncanakan selama berbulan-bulan. Tanggal peluncuran disebut sudah diputuskan beberapa pekan sebelumnya, bahkan ketika Washington dan Teheran masih terlibat negosiasi.

Iran Bersiap Balas Dendam

Seorang pejabat Iran memperingatkan kepada Reuters bahwa Teheran tengah mempersiapkan pembalasan yang disebutnya akan “menghancurkan.”

Di Israel, sirene serangan udara meraung-raung. Militer menyatakan telah mengeluarkan “peringatan proaktif” kepada warga untuk bersiap menghadapi kemungkinan peluncuran rudal balasan dari Iran. Otoritas bandara Israel langsung menutup wilayah udara untuk seluruh penerbangan sipil dan meminta masyarakat menjauhi bandara.

Efek domino juga terasa di kawasan. Kedutaan Besar AS di Qatar memerintahkan seluruh staf tetap berada di dalam ruangan. Kementerian Perhubungan Irak menutup wilayah udara negaranya sebagai langkah antisipasi.

Negosiasi Buyar, Perang Dimulai?

Mehran Kamrava, Direktur Studi Iran di Pusat Studi dan Kebijakan Arab sekaligus profesor di Universitas Georgetown Qatar, menilai Israel tampaknya sengaja melancarkan serangan untuk menggagalkan proses negosiasi.

Ketegangan yang berbulan-bulan membara kini berubah menjadi konfrontasi terbuka. Dunia menahan napas, menunggu langkah balasan Teheran.

Apakah ini awal perang besar di Timur Tengah? Ataukah manuver terakhir sebelum meja perundingan benar-benar runtuh?
(mediaviral.co)

Example 300x375