Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

OKU Timur Jadi Tuan Rumah Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III

20
×

OKU Timur Jadi Tuan Rumah Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III

Sebarkan artikel ini

OKU Timur, Sumatera Selatan – MediaViral.co

Kabupaten OKU Timur meneguhkan posisinya sebagai lumbung jagung terbesar di Sumatera Selatan setelah ditunjuk sebagai tuan rumah Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang dipusatkan di Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang, Sabtu (27/9/2025).

Example 300250

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Sumsel Herman Deru, Bupati OKU Timur Lanosin, Menko Pangan RI Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, serta Dirut Perum Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Panen raya jagung yang berlangsung serentak di 34 provinsi ini sejalan dengan astacita Presiden RI Prabowo Subianto dalam upaya mewujudkan swasembada pangan.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Haryadi (Titiek Soeharto), menyampaikan apresiasi kepada Polri dan pemerintah daerah yang turut mendorong keberhasilan program pangan nasional. “Presiden Prabowo telah menegaskan Indonesia tidak boleh lagi bergantung pada pangan impor. Dengan swasembada beras yang sudah tercapai, kita berharap produksi jagung juga meningkat sehingga tidak perlu impor lagi,” ucapnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan, target penanaman jagung tahun 2025 adalah satu juta hektar. Hingga saat ini, Polri bersama mitra strategis telah membuka lahan seluas 819.081 hektar dengan realisasi tanam mencapai 483.822 hektar. “Kolaborasi kementerian, stakeholder, kelompok tani, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan target ini,” katanya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian Djayadi melaporkan, sepanjang kuartal I hingga III tahun 2025, panen jagung di Sumsel mencapai 25.952,52 hektar dengan total produksi 130.735,15 ton. Khusus di OKU Timur, panen dilakukan di lahan 52 hektar dengan estimasi produksi 271,4 ton. Dari jumlah tersebut, 25 hektar berada di Desa Negeri Ratu dan Sabalioh dengan hasil sekitar 150 ton, melibatkan 259 kelompok tani.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian penggunaan 5 unit mesin pengering jagung, rencana pembangunan 21 unit tambahan pada 2026, peninjauan pasar murah, stand inovasi pertanian, serta pelepasan hasil panen ke Perum Bulog.

Dengan pencapaian ini, OKU Timur semakin mengukuhkan perannya sebagai pusat produksi jagung di Sumatera Selatan dan menjadi pilar penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (***)

Example 300x375