Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Momentum Peringatan Hardiknas di OKU Timur, Luncurkan Program Si-Gancang untuk Tata Kelola Pendidikan Berbasis Digital

9
×

Momentum Peringatan Hardiknas di OKU Timur, Luncurkan Program Si-Gancang untuk Tata Kelola Pendidikan Berbasis Digital

Sebarkan artikel ini

OKU Timur, Sumatera Selatan – MediaViral.co

Pemerintah Kabupaten OKU Timur menegaskan komitmennya dalam membangun masa depan generasi muda melalui sistem pendidikan yang adil, transparan, dan berintegritas. Komitmen tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Example 300250

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penandatanganan bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Bagi pemerintah daerah, pendidikan tidak sekadar agenda rutin tahunan, melainkan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Pemerintah Kabupaten OKU Timur menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama dalam mengakses pendidikan. Oleh karena itu, prinsip keadilan dan integritas menjadi landasan utama dalam seluruh proses pendidikan. Pemerintah daerah juga menekankan tidak boleh ada ruang bagi praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah daerah meluncurkan program digital bertajuk Si-Gancang. Aplikasi ini merupakan sistem layanan administrasi pendidikan berbasis elektronik yang memungkinkan proses pengajuan dan pengesahan dokumen sekolah dilakukan secara daring, lebih cepat, transparan, dan terverifikasi.

Bupati OKU Timur, Lanosin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari guru, kepala sekolah, hingga orang tua, untuk menyatukan persepsi dalam membangun kualitas pendidikan yang lebih baik.

Menurutnya, prestasi siswa OKU Timur di tingkat internasional menunjukkan bahwa daerah ini memiliki potensi besar. Namun, menjaga dan meningkatkan capaian tersebut membutuhkan kerja kolektif.

“Ini bukan soal siapa yang hebat, tetapi bagaimana yang sudah baik dapat ditiru dan diperluas,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik. Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah harus diimbangi dengan pembentukan karakter.

“Kepintaran bisa saja disaingi oleh teknologi, tetapi etika, empati, dan nilai kemanusiaan tidak dimiliki oleh mesin,” tambahnya.

Bupati berharap para pendidik tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk kepribadian peserta didik agar mampu berinteraksi dengan baik di tengah masyarakat. Dengan demikian, lulusan pendidikan di OKU Timur diharapkan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan moral.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas 2026 menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.

“Ini saat yang tepat untuk melihat capaian yang telah diraih dan menyusun strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa arah kebijakan pendidikan di OKU Timur difokuskan pada percepatan peningkatan mutu SDM yang selaras dengan visi daerah “Maju Lebih Mulia”. Kebijakan tersebut mencakup penguatan tata kelola pemerintahan, pemerataan akses digitalisasi pendidikan, serta mempertimbangkan dampak sosial ekonomi secara menyeluruh.

“Semua kami integrasikan agar pembangunan pendidikan berjalan terarah, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (mediaviral.co)

Example 300x375