Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Kurang Sosialisasi, Petani Bingung Jual Gabah ke Bulog, Tengkulak Beli Dibawah HPP Rp 5.500 per Kilogram.

2
×

Kurang Sosialisasi, Petani Bingung Jual Gabah ke Bulog, Tengkulak Beli Dibawah HPP Rp 5.500 per Kilogram.

Sebarkan artikel ini

Oku Timur/Sumatra Selatan
koranpemberitaankorupsi.id

Dibulan suci Ramadan petani Desa Sukaraja Tuha Kecamatan Buay Madang Kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatra Selatan, bertepatan mulainya panen raya padi.

Example 300x375

Namun disayangkan beberapa petani,panen kali ini beda dengan panen tahun sebelumnya, penjualan gabah kering panen sangat anjlok hanya mampu menjual gabah mereka dengan harga antara Rp.5.500 hingga Rp.5.600,apa lagi menjelang lebaran sudah tidak ada lagi tengkulak yg membeli gabah,walau ada yang beli tapi harga gabah makin turun.

Apa yang di canangkan pemerintah bahwa Bulog maupun tengkulak wajib meyerap gabah petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp.6.500; tapi untuk petani desa sukaraja tuha tidak pernah merasakan harga yang sudah di tetepkan pemerintah melalui menteri pertanian tersebut.

Itu semua di duga kurangnya sosialisasi pihak Bulog dan pemerintah desa setempat ke para petani di desa sukaraja tuha,jadi kebanyakan petani bingung bagai mana cara jual gabah ke Bulog.Akibat kurangnya sosialisasi tersebut petani banyak mengalami kerugian harus jual gabah murah ke tengkulah.

Menurut salah satu petani menyampaikan ke awak media bahwa dia terpaksa jual gabah ke tengkulak karna mau jual ke Bulog bingung,
“Mau gimana lagi pak,terpaksa saya jual ke tengkulak di sini denga harga murah,apa lagi kebutuhan mau lebaran ini banyak butuh uang semua” ungkap petani dengan nada kecewa.

Di tempat terpisah salah satu tengkulak ketika di temui mengatakan” ya gimana pak,kasian petani mau jual gabah gak ada yang mau beli lagi apa lagi mendekati lebaran ini,petani banyak yang butuh uang,makanya saya bantu membelinya dengan harga segitu,itu pun gabahnya saya peroses sendiri tidak saya jual lagi”ucapnya.

Harapan para petani di desa sukaraja tuha ini yang belum panen padi ,rencana di panen sesudah Hari Raya Idul Fitri 1446 H,semoga Bulog bisa menyerap gabah mereka dengan harga yang sudah di tetapkan pemerintah.

Ketika PPL desa sukaraja tuha meninjau kelapangan saat petani sedang melaksanakan panen padi Rabu 26/03/2025.iya mengatakan “kita harus membentuk UPJA supaya semuanya terorganisasi baik inpormasi maupun penyerapan gabah petani ke Bulog sehingga apa yang menjadi program pemerintah pusat maupun daerah tentang pertanian semua petani merasakan.” ungkap Aris selaku PPL.

” Dan kedepan sesudah lebaran ini saya akan berkoordinasi dengan pihak Bulog bila perlu mendatangkan mereka agar langsung sosialisasi bagai mana supaya gabah mereka di serap langsung oleh pemerintah melalui Bulog,sehingga kedepan para petani tidak bingung untuk menjual gabah mereka.” tambah PPL.
(koranpemberitaankorupsi.id)

Example 300250