Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

KOPISUSU dan Kodim 0602/Serang Gelar Aksi Bersih Sungai dan Tanam 1.050 Pohon di Padarincang

6
×

KOPISUSU dan Kodim 0602/Serang Gelar Aksi Bersih Sungai dan Tanam 1.050 Pohon di Padarincang

Sebarkan artikel ini

Serang, Banten — MediaViral.co

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-6, Komunitas Peduli Sungai dan Sumber Daya Alam (KOPISUSU) bersama Kodim 0602/Serang menggelar aksi bersih sungai dan penanaman pohon di bantaran Sungai Cidanghiang, Desa Ciomas, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan bertema “Kolaborasi Lintas Generasi untuk Sungai yang Lestari” ini melibatkan ratusan relawan dari berbagai komunitas dan instansi pemerintah.

Example 300x375

Pembersihan Bantaran Sungai Dilakukan Serentak

Aksi dimulai sejak pagi dengan membersihkan area bantaran dari semak, rumput liar, dan tumpukan sampah non-organik seperti plastik, botol, dan limbah rumah tangga. Para relawan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BBWS C3, Perum Jasa Tirta II, PT KTI, DLHK Kabupaten Serang, DPUPR Kabupaten Serang, KPS–Pelita, PKSM Ciomas, hingga kelompok pelajar dari SMP, MTs, dan SMK Bismillah tampak bahu membahu memperbaiki kondisi bantaran agar lebih aman, bersih, dan terawat.

Selain itu, sejumlah alat berat ringan juga dikerahkan untuk membantu merapikan sisi sungai yang tergerus dan membersihkan material yang sulit dijangkau secara manual.

1.050 Pohon Ditanam untuk Perkuat Ekosistem Sungai

Ketua KPS–KOPISUSU, Tati Sagita, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-6 KOPISUSU dan sekaligus bentuk dukungan terhadap perayaan Hari Juang Kartika 2025 Kodim 0602/Serang.

“Dalam kegiatan hari ini, kami mengajak semua pihak untuk bergotong royong menjaga lingkungan melalui pembersihan sungai dan penanaman 1.050 pohon buah seperti alpukat, mangga, durian, melinjo, rambutan, petai, serta pohon keras seperti mahoni di sejumlah titik bantaran Sungai Cidanghiang,” ujar Tati.

Menurutnya, penanaman berbagai jenis pohon buah dan peneduh dipilih untuk memberi manfaat ekologis sekaligus manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar. “Akar pohon dapat memperkuat struktur tanah, mencegah erosi, mengurangi risiko longsor, serta menjaga kualitas air dan keberlangsungan ekosistem di wilayah DAS Cidanau,” jelasnya.

Tati juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga sungai. “Kami berharap siswa yang ikut hari ini membawa pulang pelajaran penting: sungai adalah sumber kehidupan, bukan tempat sampah.”

Dukungan Kodim 0602/Serang untuk Pelestarian Lingkungan

Danramil 0602–13/Padarincang, Kapten Inf Dadan Ramdani, menyampaikan apresiasi dari Dandim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, atas kolaborasi lintas instansi ini. Ia menegaskan bahwa Kodim akan terus mendukung gerakan-gerakan pelestarian lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Semoga kolaborasi ini tidak berhenti di sini. Pelestarian sungai harus menjadi gerakan berkelanjutan,” ujarnya.

BBWS C3 dan PJT II Beri Dukungan Teknis

Kegiatan juga dihadiri oleh Tanto Sugiarto, Ketua Tim Pelaksana Urusan Operasi BBWS C3, serta Budi Nugraha, Asisten Manajer Bidang Operasi, Pemeliharaan, dan Pemantauan Perum Jasa Tirta II. Keduanya hadir untuk memastikan dukungan teknis terkait tata kelola sungai dan konservasi sumber daya air.

Budi menegaskan pentingnya memahami fungsi sungai sebagai bagian integral dari sistem lingkungan hidup.
“Sungai bukan sekadar saluran air. Ia adalah nadi kehidupan. Menanam pohon hari ini bukan hanya untuk kita, tetapi untuk masa depan anak cucu kita,” tuturnya.

Ia berharap edukasi mengenai kebersihan sungai yang diberikan kepada para pelajar dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan membawa dampak positif bagi lingkungan.

Berharap Jadi Inspirasi untuk Daerah Lain

Aksi bersih sungai dan penanaman 1.050 pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Penyelenggara juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya konservasi air dan pelestarian daerah aliran sungai (DAS) yang semakin terancam oleh pencemaran dan alih fungsi lahan. (mediaviral.co)

Example 300250