Solok Selatan/Sumatra Barat, MediaViral.co
Pemerintah dan koperasi KSU-BM selalu memberi janji palsu dan bohong terhadap masyarakat Kampung Baru Pulau Panjang.
selama pengurus koperasi berperan dalam mengelola uang masyarakat banyak laporan fiktif terhadap keuangan plasma masyarakat
manajemen PT MSP sendiri pernah membuat pernyataan tentang penyelesaian krusial kebun plasma tersebut
tidak itu saja, pengurus koperasi diduga kuat melakukan laporan fiktif uang masyarakat
Dari tahun 2006 masyarakat hanya dapat pinjaman dari perusahaan melalui koperasi 750.000.000 setiap tahun
uan tersebut dibagikan oleh koperasi hanya 500 juta kepada masyarakat, selebihnya masyarakat tidak teu kemana uang tersebut
tidak itu saja SDM pengurus koperasi adalah orang yang tidak mampu dalam mengelola keuangan plasma kami
pengurus koperasi KSU-BM juga sudah melanggar aturan dan prosedur undang undang yang dilindungi oleh koperindag kabupaten Solok Selatan selama ini
kami bukan tidak mengerti aturan tetapi tuntutan kami selalu di abaikan oleh pemerintah kabupaten Solok Selatan semenjak kabupaten Solok Selatan dipimpin oleh haji Khairunnas wakil nya Yulian efi
kebijakan nya selalu kepentingan politik partai Golkar
hal ini terlihat dari penetapan wali nagari PJ yang sudah melanggar undang undang desa
namun masyarakat kabupaten Solok Selatan dibayangi oleh rasa takut
Jika ada yang menentang kebijakan bupati akan pindahkan mereka keluar daerah
Masalah ini sudah rahasia umum untuk pemimpin kabupaten Solok Selatan semenjak partai Golkar menjadi pemimpin di kabupaten Solok Selatan
Sampai berulang kali media KPK news mengangkat kasus ini ke publik, namun tidak ada respon untuk kepemimpinan yang bertangan besi memimpin Solok Selatan saat ini.
















