Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Kapolda Banten Rangkul Mahasiswa dan Pers di Momen Nuzulul Quran: Seruan Kuat Bangun Soliditas dan Kawal Transformasi Polri

12
×

Kapolda Banten Rangkul Mahasiswa dan Pers di Momen Nuzulul Quran: Seruan Kuat Bangun Soliditas dan Kawal Transformasi Polri

Sebarkan artikel ini

Serang, Banten – MediaViral.co

Momentum Nuzulul Quran di bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Kepolisian Daerah Banten untuk memperkuat barisan. Dalam acara buka puasa bersama mahasiswa dan insan pers di Masjid Baiturrahman Polda Banten, Senin (9/3), Kapolda Banten Hengki melontarkan seruan tegas: mahasiswa dan media diminta ikut menjaga stabilitas serta mengawal transformasi Polri di tengah derasnya kritik publik terhadap institusi penegak hukum.

Example 300250

Acara yang dihadiri puluhan mahasiswa dan wartawan itu tidak sekadar menjadi ajang buka puasa bersama. Kapolda secara terang-terangan menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat, kalangan intelektual kampus, dan media sebagai kekuatan sosial yang mampu menjaga keamanan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

“Momentum Nuzulul Quran mengingatkan kita bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk hidup umat manusia. Nilai kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai aparat negara,” tegas Hengki.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Banten mengangkat tema “Nuzulul Quran meningkatkan iman, takwa dan profesionalisme guna meningkatkan soliditas dalam mendukung transformasi Polri untuk masyarakat.”

Tema ini bukan sekadar slogan seremonial. Kapolda menegaskan bahwa iman dan takwa harus menjadi benteng moral bagi aparat kepolisian, sementara profesionalisme adalah bukti nyata tanggung jawab Polri kepada masyarakat.

Menurutnya, nilai tersebut selaras dengan program reformasi kepolisian melalui konsep Polri Presisi—yakni Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

“Transformasi Polri tidak akan berjalan tanpa dukungan masyarakat, termasuk mahasiswa dan insan pers yang memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik,” ujar Kapolda.

Di hadapan para peserta, Hengki juga menyoroti peran mahasiswa sebagai generasi intelektual sekaligus agen perubahan yang memiliki kekuatan moral untuk menjaga nilai kebangsaan dan mengawal jalannya demokrasi.

Sementara itu, media disebut memiliki posisi strategis sebagai pengawas sosial yang mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat luas.

“Kebersamaan ini bukan hanya soal buka puasa bersama. Ini adalah momentum membangun komunikasi yang lebih terbuka antara Polri, mahasiswa, dan media dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” tambahnya.

Di akhir acara, Kapolda Banten berharap sinergi antara aparat, mahasiswa, dan insan pers tidak berhenti pada kegiatan seremonial Ramadan semata, tetapi terus berlanjut dalam bentuk kolaborasi nyata untuk menjaga keamanan, kedamaian, serta kemajuan masyarakat di Provinsi Banten.

“Jika soliditas ini terus dijaga, maka keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin kuat,” pungkasnya. (mediaviral.co)

Example 300x375