Jakarta – MediaViral.co
Korlantas Polri kini bergerak cepat melakukan revitalisasi total di bidang pelayanan publik. Tak lagi ingin terjebak dalam sistem lama yang lamban dan birokratis, Polri menegaskan era baru pelayanan digital untuk masyarakat sudah dimulai.
Dalam Rapat Revitalisasi Inovasi Pelayanan Publik Ditregident Korlantas Polri di Jakarta, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menegaskan komitmen kuat jajaran Korlantas dalam mempercepat digitalisasi di seluruh lini layanan registrasi dan identifikasi (Regident).
“Revitalisasi pelayanan publik di bidang Regident ini fokus pada digitalisasi—baik melalui aplikasi SIGNAL untuk pembayaran pajak, maupun sistem pelayanan lain agar masyarakat bisa mengakses layanan dengan mudah,” tegas Irjen Pol Agus, Senin (20/10/2025).
Langkah ini sekaligus menjawab berbagai keluhan masyarakat tentang sulitnya mengurus SIM, STNK, maupun BPKB akibat sistem manual yang berbelit. Transformasi digital disebut akan memangkas jalur birokrasi dan menutup celah penyimpangan yang selama ini kerap terjadi di lapangan.
“Pembuatan SIM lewat aplikasi SINAR harus mudah, tapi tetap menjaga aspek kompetensi teori dan praktik. Di bidang BPKB, kami juga sudah menyiapkan sistem ERI dan E-BPKB. Semua dilakukan agar pelayanan semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.
Kakorlantas menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar wacana, melainkan program prioritas nasional yang sudah diresmikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
“Program digitalisasi sudah diluncurkan oleh Bapak Kapolri. Kini Korlantas Polri bergerak cepat mengoptimalkan semua layanan publik, termasuk SIM, STNK, dan BPKB, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dengan sistem baru ini, masyarakat diharapkan tidak lagi menghabiskan waktu berjam-jam di loket pelayanan. Semua dapat dilakukan secara digital, mulai dari bayar pajak kendaraan lewat SIGNAL hingga perpanjangan SIM melalui SINAR.
“Revitalisasi digital ini menjadi prioritas utama. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan perubahan nyata, layanan yang mudah, cepat, dan bebas pungli,” tegas Irjen Pol Agus.
Menutup arahannya, Kakorlantas juga menggandeng media massa untuk memperluas sosialisasi sistem digital Polri agar seluruh masyarakat memahami dan beralih ke layanan online.
“Kami berharap rekan-rekan media ikut membantu menyosialisasikan sistem digital SIGNAL dan SINAR. Polri siap melayani masyarakat dengan lebih transparan, profesional, dan modern,” pungkasnya. (***)
















