Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Kabid PNF Tak Bisa Ditemui Saat Akan Konfirmasi Dugaan Manipulasi Data Dapodik dan Sarpras Sejumlah PKBM di Kota Serang

33
×

Kabid PNF Tak Bisa Ditemui Saat Akan Konfirmasi Dugaan Manipulasi Data Dapodik dan Sarpras Sejumlah PKBM di Kota Serang

Sebarkan artikel ini

Kota Serang, Banten – MediaViral.co

Tim media mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang untuk melakukan konfirmasi terkait dugaan manipulasi data Dapodik dan sarana prasarana (sarpras) pada sejumlah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kota Serang.

Example 300250

Adapun PKBM yang menjadi sorotan yakni PKBM Daguina, PKBM Insan Madani, dan PKBM Fatmawati yang sebelumnya telah diberitakan di beberapa media online dan cetak atas dugaan manipulasi data Dapodik dan sarpras.

Kedatangan tim media bertujuan menemui Kepala Bidang Pendidikan Non Formal (PNF), Ati Rohayati, S.Pd., M.Pd. Namun menurut salah satu kepala seksi (kasi) di kantor tersebut, yang bersangkutan sedang melaksanakan tugas luar, Rabu (04/03/2026).

Tim media kemudian berupaya menemui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang. Namun melalui bagian pelayanan disampaikan bahwa konfirmasi terkait persoalan tersebut agar langsung ditujukan kepada Kepala Bidang Pendidikan Non Formal.

Sebagai bentuk administrasi dan bukti kedatangan, tim media juga meminta buku tamu untuk mengisi daftar kunjungan, guna menegaskan bahwa pihak media telah hadir secara resmi untuk melakukan konfirmasi atas dugaan manipulasi data Dapodik dan sarpras pada beberapa PKBM tersebut.

Tidak berhasil bertemu secara langsung, tim media selanjutnya mencoba menghubungi Kepala Bidang Pendidikan Non Formal melalui pesan WhatsApp guna meminta waktu dan tanggapan resmi. Namun hingga berita ini diturunkan, pesan yang telah terkirim tersebut belum mendapatkan balasan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Aspirasi Masyarakat (JAM) Banten, Hikmatul Huda, mempertanyakan sikap Kepala Bidang Pendidikan Non Formal yang dinilai sulit ditemui saat hendak dimintai klarifikasi.

“Padahal tanggapan dari Kepala Bidang sangat penting untuk keberimbangan pemberitaan terkait dugaan manipulasi data Dapodik dan sarpras di beberapa PKBM Kota Serang,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan melayangkan surat kepada Komisi II DPRD Kota Serang serta Komisi V DPRD Provinsi Banten yang membidangi pendidikan formal dan nonformal.

Senada dengan itu, Ketua DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Banten, Abdul Kabir Albantani, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti dugaan yang mencuat di tubuh PKBM Daguina, Insan Madani, dan Fatmawati hingga memperoleh kejelasan.

Menurutnya, apabila dalam waktu dekat Kepala Bidang Pendidikan Non Formal maupun pihak PKBM yang bersangkutan tidak memberikan klarifikasi, maka pihaknya bersama tim investigasi akan melayangkan surat audiensi ke Komisi X DPR RI serta membuat laporan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah agar segera turun ke lapangan melakukan audit terhadap PKBM yang diduga melakukan manipulasi data Dapodik dan sarpras.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang melalui Kepala Bidang Pendidikan Non Formal belum memberikan tanggapan resmi. Tim media menyatakan tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi guna menjaga asas keberimbangan dalam pemberitaan. (mediaviral.co)

Example 300x375