Aceh Tengah — MediaViral.co
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, realita sosial di tengah masyarakat kembali tersingkap. Di saat sebagian orang sibuk mempersiapkan perayaan Lebaran, masih banyak pekerja kecil yang tetap berjuang tanpa henti—bahkan nyaris tak tersentuh perhatian.
Namun di Aceh Tengah, situasi itu sedikit berbeda.
Rabu (18/3/2026) pagi, Polres Aceh Tengah turun langsung ke lapangan, menyasar juru parkir dan petugas kebersihan di Kota Takengon. Tanpa seremoni berlebihan, bantuan berupa beras dan kurma dibagikan secara mobile ke titik-titik keramaian hingga kawasan Tempat Penampungan Sampah (TPS) Paya Ilang.
Langkah ini dipimpin Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., yang diwakili Wakapolres Kompol Samsir, S.H., bersama jajaran.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih menekan, aksi ini seolah menjadi pengingat keras—bahwa masih ada kelompok masyarakat yang bekerja tanpa jeda, bahkan di bulan suci Ramadan.
“Menjelang Lebaran, kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Kapolres.
Yang menarik, bantuan tersebut bukan berasal dari program besar, melainkan dari gaji para personel yang disisihkan secara rutin setiap bulan. Sebuah langkah sederhana, namun cukup untuk menggugah.
Di balik kegiatan ini, terselip pesan yang sulit diabaikan: kepedulian nyata tidak harus menunggu besar, tapi dimulai dari tindakan langsung di lapangan.
Aksi Polres Aceh Tengah ini pun menjadi sorotan—sekaligus sindiran halus bagi pihak-pihak yang selama ini hanya hadir lewat wacana, tanpa aksi nyata.
Report By Chandra
















