Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Jalan Rusak di Sumatera Selatan Kian Parah, “Wong Kito Dibuyani Pejabat”, Parahnya Sebagian Bersedia Jadi Kacung

83
×

Jalan Rusak di Sumatera Selatan Kian Parah, “Wong Kito Dibuyani Pejabat”, Parahnya Sebagian Bersedia Jadi Kacung

Sebarkan artikel ini

Palembang, Sumatera Selatan — MediaViral.co

Kondisi jalan di berbagai wilayah Sumatera Selatan kini memprihatinkan. Banyak ruas jalan provinsi maupun kabupaten yang rusak berat, berlubang, dan berdebu, membuat mobilitas masyarakat terganggu serta aktivitas ekonomi melambat.

Example 300250

Padahal, Gubernur Sumatera Selatan sebelumnya telah berulang kali berjanji akan menuntaskan persoalan infrastruktur jalan sebelum masa jabatannya berakhir. Janji itu kini dinilai masyarakat hanya menjadi alat politik untuk meraih simpati rakyat.

“Waktu kampanye, gubernur berjanji akan memperbaiki seluruh jalan yang rusak. Tapi faktanya, setelah menang, janji tinggal janji. Rakyat merasa dibohongi,” ungkap seorang warga Kabupaten Muara Enim yang sehari-hari menggunakan jalan provinsi menuju Palembang.

Beberapa ruas vital seperti jalan lintas Prabumulih–Muara Enim, Ogan Ilir–Ogan Komering Ilir, hingga akses penghubung menuju Lahat dan PALI, mengalami kerusakan berat tanpa penanganan berarti. Lubang menganga di mana-mana, sebagian bahkan tergenang air saat hujan turun.

Kondisi tersebut memicu kecaman publik terhadap pemerintah provinsi yang dinilai gagal menepati komitmen perbaikan infrastruktur dasar. “Kalau tahu anggaran daerah dipangkas, seharusnya jangan menjanjikan hal yang tidak mungkin dilakukan. Janji politik tanpa realisasi adalah bentuk penipuan moral terhadap rakyat,” tegas seorang pengamat kebijakan publik di Palembang.

Kritik juga datang dari kalangan aktivis. Mereka menilai pemerintah daerah kerap berlindung di balik alasan keterbatasan anggaran, padahal perencanaan pembangunan seharusnya realistis dan berbasis prioritas publik. “Ini bukan semata soal uang, tapi soal integritas dan kejujuran dalam memimpin,” ujarnya.

Di tengah kondisi jalan yang kian rusak, warga berharap pemerintah provinsi segera turun tangan, bukan hanya memberi alasan. Sebab, kepercayaan publik yang terlanjur terkikis sulit dipulihkan dengan sekadar kata-kata.

“Kalau jalan bisa diperbaiki, rakyat akan percaya. Tapi kalau janji lagi tanpa bukti, itulah wajah asli politik yang menipu rakyat,” kata seorang sopir angkutan umum di wilayah Lahat dengan nada kecewa. (mediaviral.co)

Example 300x375