Lampung Utara – MediaViral.co
Jalan lintas Desa Batu Raja menuju Desa Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, kini menjadi sorotan publik. Kondisinya memprihatinkan dan disebut-sebut sudah bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki secara maksimal.
Pantauan di lapangan menunjukkan badan jalan dipenuhi lubang besar dan bebatuan yang berserakan. Saat musim hujan, air mengalir tanpa arah karena minimnya talut penahan, menggerus badan jalan hingga semakin rusak. Pengendara yang melintas terpaksa ekstra hati-hati demi menghindari kecelakaan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim Media Viral KPK, salah satu warga bernama Iwan menuturkan bahwa kerusakan jalan sudah terjadi cukup lama dan semakin parah di sejumlah titik.
“Jalan ini sudah bertahun-tahun rusak parah, banyak lubang besar. Kalau musim hujan makin bahaya. Sudah sering makan korban jiwa, terutama pengendara motor. Hampir setiap tahun ada saja yang meninggal karena kecelakaan,” ujarnya.
Menurutnya, titik paling rawan berada di depan Kantor Pengadilan Batu Raja yang memiliki dua lubang besar dan kerap menjadi lokasi kecelakaan. Selain itu, kerusakan parah juga ditemukan di depan SDN 1, depan Kantor Camat, depan Kantor Bank BRI Negara Ratu, hingga depan Kantor Polsek Sungkai Utara.
Ironisnya, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju wilayah perkotaan dan juga menjadi jalur penghubung ke Kabupaten Way Kanan. Warga menilai, sebagai jalan strategis, seharusnya perbaikan menjadi prioritas pemerintah daerah.
Tim Media Viral KPK yang turun langsung ke lokasi memastikan bahwa kondisi jalan memang dalam keadaan rusak berat hampir di sepanjang lintasan Batu Raja menuju Negara Ratu.
Masyarakat Sungkai Utara berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dan Pemerintah Provinsi Lampung segera turun tangan. Warga meminta agar dilakukan perbaikan menyeluruh demi keselamatan pengguna jalan.
“Kami hanya ingin jalan ini diperbaiki. Jangan sampai terus ada korban jiwa karena jalan rusak,” harap warga.
Kini, sorotan publik semakin tajam. Pertanyaannya, sampai kapan jalan lintas vital ini dibiarkan rusak dan terus memakan korban? (mediaviral.co)
















