Tasikmalaya, Jawa Barat – MediaViral.co
Permasalahan perbaikan jalan menuju Gedung MBG di Kecamatan Purbaratu, Kelurahan Sukamenak, tepatnya di wilayah RW 10, memicu kekecewaan warga dan para tokoh masyarakat setempat. Mereka merasa dibodohi oleh pihak perusahaan dan vendor pelaksana proyek, terutama vendor lapangan yang disebut bernama Pak Candra.
Warga mempertanyakan kualitas perbaikan jalan yang dinilai jauh dari standar. Pasalnya, jalan yang diklaim telah dibenahi itu disebut hanya menggunakan timbunan sisa material pembangunan Gedung MBG, kemudian bagian permukaannya disiram semen cair. Kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan (speck) sebagaimana yang dijanjikan.
“Baru dilewati orang saja sudah terkelupas, apalagi kalau dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Ini jelas tidak sesuai dengan yang disampaikan sebelumnya,” ujar salah satu tokoh RW setempat.
Masyarakat menilai perbaikan tersebut terkesan asal jadi dan tidak memperhatikan kualitas serta ketahanan jalan. Padahal, akses tersebut merupakan jalur penting yang digunakan warga sehari-hari, termasuk sebagai akses menuju Gedung MBG.
Tokoh RT dan RW bersama warga pun menyatakan sikap tegas. Mereka menuntut agar sebelum pertengahan bulan puasa, pihak perusahaan segera melakukan pengaspalan jalan secara menyeluruh sesuai standar yang layak. Jika tuntutan itu tidak dipenuhi, warga mengancam akan memblokade jalan menuju Gedung MBG dan menyegel lokasi sebagai bentuk protes.
“Kami tidak ingin janji-janji lagi. Kalau tidak segera diaspal dengan benar, kami akan tutup akses ke gedung,” tegas perwakilan warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun vendor pelaksana terkait tudingan tersebut. Warga berharap ada itikad baik dan tanggung jawab dari pihak terkait agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan tidak memicu konflik yang lebih besar di tengah masyarakat. (mediaviral.co)
















