Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Haji Uma dan Para Seniman Aceh Melayat ke Rumah Duka Almarhum Lukman Ibrahim (Syukur Eumpang Breuh)

19
×

Haji Uma dan Para Seniman Aceh Melayat ke Rumah Duka Almarhum Lukman Ibrahim (Syukur Eumpang Breuh)

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh – MediaViral.co

Sejumlah artis dan pelaku seni Aceh melayat ke rumah duka almarhum Lukman Ibrahim, pemeran “Syukur” dalam serial film legendaris Eumpang Breuh, pada Minggu (27/10). Kehadiran mereka menjadi bentuk rasa kehilangan mendalam sekaligus penghormatan terakhir kepada sosok seniman kreatif yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia seni dan budaya Aceh.

Example 300x375

Rombongan seniman yang hadir antara lain Haji Uma, Bang Joni, Kuya Ali, Cek Nasrol, Bergek, Cut Zuhra, Fateh, Ucin, Chandra, serta beberapa produser dan tokoh seni lainnya. Mereka datang bersama untuk bertahlil, mendoakan almarhum, serta memberikan dukungan dan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan.

Para seniman sepakat, kepergian Lukman Ibrahim bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi dunia seni Aceh. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang ramah, pekerja keras, serta memiliki banyak gagasan dan ide kreatif dalam setiap karya yang ia hasilkan.

Dalam kesempatan tersebut, Haji Uma menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya almarhum.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka atas meninggalnya saudara Lukman atau Syukur. Hari ini kita kehilangan seorang seniman Aceh sekaligus pencipta lagu yang berbakat. Teman-teman hadir untuk bertahlil dan memberikan semangat kepada keluarga. Saya pribadi merasa sangat kehilangan. Semoga beliau ditempatkan di tempat yang layak oleh Allah SWT, diterima amal ibadahnya, dan diampuni dosa-dosanya,” ujar Haji Uma.

Haji Uma juga mengajak seluruh pelaku seni untuk terus menjaga kebersamaan dan solidaritas antar-seniman.

“Mari kita bersatu padu, mempererat silaturahmi, dan memperkuat rasa persaudaraan di antara sesama seniman. Semoga dunia seni Aceh semakin maju, berbudaya, beragama, dan berakhlak,” tambahnya.

Sementara itu, Kuya Ali turut menyampaikan doa bagi almarhum.

“Kami turut berduka cita. Mari kita doakan bersama agar almarhum diampuni segala dosanya, diterangi kuburnya, dan diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT. Amin,” ucapnya penuh haru.

Bang Joni, mewakili para sahabat almarhum, juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang pernah mengenal Lukman Ibrahim.

“Kepada siapa pun yang pernah kenal atau berteman dengan Bang Syukur, kami memohon maaf atas segala kesalahan beliau, baik kecil maupun besar. Mohon dimaafkan agar beliau tenang di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Prosesi pemakaman berlangsung penuh khidmat dan haru. Para pelaku seni yang hadir turut mengantarkan almarhum hingga ke tempat peristirahatan terakhir. Doa-doa terus dipanjatkan mengiringi kepergian sosok seniman yang telah menginspirasi banyak orang melalui karya dan dedikasinya.

Kepergian Lukman Ibrahim meninggalkan duka mendalam di kalangan seniman Aceh. Namun, semangat, karya, dan ketulusannya dalam berkesenian akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dunia seni dan budaya Aceh.


Reporter: Chandra
Editor: Winda, Radit, Iskandar M. Tjut, Hendra, Abu Yan, Martunis, Usman, Edi, Zol, Jimbrown
Tanggal: 28 Oktober 2025

Example 300250