Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Guru Sebagai Garda Terdepan Penguatan Nilai Kebangsaan, Prof. Furtasan Ali Yusuf Sosialisasikan Empat Pilar di SDIT Bina Bangsa Serang

17
×

Guru Sebagai Garda Terdepan Penguatan Nilai Kebangsaan, Prof. Furtasan Ali Yusuf Sosialisasikan Empat Pilar di SDIT Bina Bangsa Serang

Sebarkan artikel ini

Serang, Banten — MediaViral.co

Dalam rangka memperkuat wawasan kebangsaan di lingkungan pendidikan, SDIT Bina Bangsa Serang menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada Sabtu, 6 September 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Prof. Furtasan Ali Yusuf, Anggota MPR RI sekaligus akademisi yang dikenal aktif dalam penguatan karakter bangsa.

Example 300250

Acara yang diikuti oleh para guru dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Serang ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusias. Dalam paparannya, Prof. Furtasan menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membangun karakter dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik.

“Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pendidik karakter dan penjaga nilai-nilai luhur bangsa. Penanaman nilai Pancasila harus dimulai dari ruang kelas, dari praktik keseharian, dan dari keteladanan,” ujar Prof. Furtasan dalam penyampaian materinya.

Menurutnya, penguatan Empat Pilar MPR RI—yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika—harus menjadi pondasi utama dalam dunia pendidikan. Ia juga menekankan bahwa pembentukan karakter bangsa tidak bisa hanya dilakukan melalui teori, tetapi perlu diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan sekolah.

Selain membahas nilai kebangsaan, Prof. Furtasan juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru sebagai bagian dari implementasi amanat konstitusi dan wujud nyata keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Negara berkewajiban memberikan pendidikan yang layak dan melindungi profesi guru. Penguatan Empat Pilar harus berjalan seiring dengan upaya memperjuangkan kesejahteraan, kompetensi, dan perlindungan bagi para pendidik,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi wadah dialog reflektif antara narasumber dan para peserta. Para guru menyampaikan berbagai masukan terkait tantangan pendidikan di era digital, keterbatasan sarana belajar, serta kebutuhan akan kebijakan yang lebih berpihak kepada tenaga pendidik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru semakin memahami peran pentingnya dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman. Sosialisasi Empat Pilar ini menjadi momentum memperkuat komitmen dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter Pancasila, cinta tanah air, dan siap menjadi penerus bangsa yang tangguh. (***)

Example 300x375