Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Gubernur Sumbar Tinjau Lokasi Terparah Banjir di Tabing Banda Gadang, Normalisasi Batang Kuranji Dipercepat

18
×

Gubernur Sumbar Tinjau Lokasi Terparah Banjir di Tabing Banda Gadang, Normalisasi Batang Kuranji Dipercepat

Sebarkan artikel ini

Padang, Sumatera Barat – MediaViral.co

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung kawasan Kampung Caniago RT 03/RW 01, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, yang menjadi salah satu wilayah terparah terdampak banjir, Selasa (6/1/2026).

Example 300250

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa normalisasi Sungai Batang Kuranji akan segera dilaksanakan. Pasalnya, alur sungai saat ini dinilai semakin mengarah ke kawasan permukiman padat penduduk, sehingga meningkatkan risiko banjir dan longsor tebing sungai.

Gubernur bahkan menyusuri bantaran Sungai Batang Kuranji hingga ke belakang Perumahan Kubu Utama untuk memastikan secara langsung kondisi lapangan dan dampak yang dialami warga.

Namun, dalam peninjauan tersebut tidak terlihat kehadiran perangkat daerah setempat, seperti lurah maupun camat, yang mendampingi Gubernur saat melakukan survei lokasi terdampak banjir. Belum diketahui alasan ketidakhadiran aparat wilayah tersebut.

Sementara itu, Mamak Kaum Suku Caniago, Syarial Rajo Basa, menjelaskan kepada tim investigasi media bahwa kawasan Banda Gadang telah lama mengalami abrasi parah akibat luapan Sungai Batang Kuranji setiap kali hujan deras.

“Tanah kami memang berada di pinggir sungai, tapi setiap hujan deras tebing sungai terus runtuh. Rumah anak kemenakan kami sudah banyak yang roboh, total enam rumah hancur, dan 13 kepala keluarga terdampak langsung,” ujarnya.

Selain itu, lahan pertanahan dan perkebunan milik kaum seluas sekitar dua hektare juga terus tergerus. Saat ini, sisa lahan yang masih bisa dimanfaatkan diperkirakan hanya sekitar 5.000 meter persegi.

“Kami sangat berharap dengan kunjungan Gubernur ini, normalisasi sungai bisa segera dilaksanakan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan menambah 50 unit alat berat untuk mendukung percepatan normalisasi sungai dan penanganan dampak banjir bandang di Kota Padang.

“Alat berat akan kita perbantukan, termasuk untuk pelurusan Sungai Batang Kuranji, khususnya di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, yang terdampak paling parah,” ujar Mahyeldi.

Selain itu, Gubernur menegaskan kepada seluruh perangkat daerah, mulai dari RT, RW, lurah, hingga camat, agar segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga terdampak banjir.

Ia menyebutkan bahwa finalisasi data korban bencana akan dilakukan hingga 8 Januari 2026 di seluruh wilayah Sumatera Barat.

“Kita harapkan tidak ada lagi masyarakat terdampak yang tertinggal dalam pendataan,” tegasnya.

(TIM/BM)

Example 300x375