Kerinci/Jambi, koranpemberitaankorupsi.id
Senin 16 Juni 2025
15.00.wib
Dugaan penggelapan dana oleh oknum seni bernama Mohammad Ikshan kini ramai diperbincang kan di kerinci sungai penuh , terkhusus komunitas seni .
Bermula disaat para korban mengkomfirmasi kejadian ini pada media koranpemberitaankorupsi.id pada hari senin 16 juni 2025 via WA .
Assalamualaikum pak.
Saya engla fitri selaku ketua sanggar ranoh butakek dibawah binaan FPK .
Disini saya ingin menceritakan adanya indikasi penipuan (penggelapan dana) yang telah di lakukan oleh salah satu oknum dari komunitas seni dalam acara pekan apresaisi seni pertunjukan .
Dimana oknum ini tidak transparan dalam memberikan informasi terkait pengembalian dana atas acara yang tidak jadi dilaksanakan .
Pihak terkait sudah saya hubungi diantaranya :
- Tino ruai ( guest star )
Beliau mengkonfirmasi bahwa tidak ada DP atau tanda jadi yang diberikan oleh oknum untuk melncarkan acara pekan apresiasi .
Dana untuk tino ruai telah saya Transfer kepada oknum pada tanggal 19 april 2025 di rekening BRI atas nama “Valdano Frans Kito” yg diperkenalkan oknum sebagai anggota dari Tino Ruai dimana pada hari tersebut oknum mendesak agar segera di transfer ke Rekening Nama tersebut untuk perbaikan Alat musik yg akan di pakai .
Rekening atas nama “Valdano Frans kito” sudah saya konfirmasi megenai dana tersebut dan memberikan klarifikasi bahwa oknum hanya meminjam rekening untuk Numpang transfer dan tidak tau guna dana tersebut untuk apa , Dana yang saya transfer sebsar Rp.500.000 .
- Yamaha
Dari pihak yamaha juga tidak tidak mendapatkan pengembalian dana dari oknum dengan menjual nama ketua pelaksana yang bertele2 dalam memberikan kepastian pengembalian .
Saya sebagai ketua pelaksana merasa amat dirugikan oleh oknum telah mencoreng nama baik saya di berbagai pihak .
Saat dikonfirmasi oleh media ini , apakah akan dibawa kejalur hukum , korban dengan tegas menjawab :
“Tentu nanti , karna pertama kami telah dirugikan dengan mengatasnamakan komunitas kami karna duit yang saya tf ke dia juga bukan duit pribadi saya tapi duit komunitas , yang kedua tentu saya juga merasa malu kepada rekan dan anggota seni lain nya karna disini saya sebagai ketua nya”
Sumber : Engla
Editor_dani
(koranpemberitaankorupsi.id)
















