Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

DLHKP Kota Kediri Berhasil Mengawal 5 Sekolah Menuju Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi: Mendorong Kelurahan untuk Menjadi Bebas Sampah

27
×

DLHKP Kota Kediri Berhasil Mengawal 5 Sekolah Menuju Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi: Mendorong Kelurahan untuk Menjadi Bebas Sampah

Sebarkan artikel ini

KEDIRI/JAWA TIMUR, KORANPEMBERITAANKORUPSI.ID

Sebagai wujud pengakuan atas komitmen Pemerintah Kota Kediri Jawa Timur dalam memberikan pendampingan sekolah Adiwiyata, lima sekolah di Kota Kediri berhasil dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Kelima sekolah tersebut yakni SMPN 3 Kota Kediri, SMP Plus Rahmat Kota Kediri, MTsN 1 Kota Kediri, SMP Muhammadiyah 2 dan SMP Kristen Petra.

Example 300250

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala DLHKP Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan Sosialisasi dan Penyerahan Penghargaan ProKlim Kategori Utama Sertifikat Nasional dan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Hal ini menunjukkan bahwa upaya Pemerintah Kota Kediri dalam mendorong kelurahan untuk menjadi bebas sampah telah berhasil.

Dalam upaya mencapai penghargaan Adiwiyata, kelima sekolah tersebut telah melakukan berbagai inisiatif. Mereka telah melaksanakan program pengelolaan sampah dengan baik, seperti pengurangan, pengolahan, dan daur ulang sampah. Selain itu, mereka juga telah aktif dalam melakukan kegiatan penghijauan dan pelestarian lingkungan di sekitar sekolah.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen kuat bahwa upaya Pemerintah Kota Kediri dalam mendorong kelurahan untuk menjadi bebas sampah telah membuahkan hasil. Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.

Keberhasilan ini menjadi pendorong bagi DLHKP untuk terus meningkatkan komitmen dalam pencanangan wilayah kelurahan bebas sampah. Dengan adanya penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi, diharapkan mampu memotivasi kelurahan lainnya untuk mengikuti jejak dan berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Data dari DLHKP per tahun 2023 menunjukkan bahwa terdapat 134 bank sampah di Kota Kediri. Namun, hanya 63 bank sampah yang masih aktif. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak potensi yang dapat dimaksimalkan dalam mengelola sampah di Kota Kediri. Dalam upaya mencapai kelurahan bebas sampah, DLHKP perlu melakukan langkah-langkah strategis untuk mengaktifkan kembali bank sampah yang tidak aktif dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Imam Muttakin Menuturkan
“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan kelurahan bebas sampah. DLHKP perlu melibatkan masyarakat dalam program-program pengelolaan sampah, seperti pembentukan kelompok sadar lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah, dan kampanye penyuluhan tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah dengan baik.

Selain itu, DLHKP juga perlu bekerja sama dengan pihak terkait, seperti sekolah, perusahaan, dan komunitas lingkungan untuk menciptakan program-program yang berkelanjutan dalam pengelolaan sampah. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan dapat tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Imbuhnya.

Melalui keberhasilan mengawal 5 sekolah menuju penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi, DLHKP Kota Kediri telah membuktikan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Langkah ini menjadi awal yang baik untuk mendorong kelurahan menjadi bebas sampah. Dengan melibatkan masyarakat dan berbagai pihak terkait, diharapkan Kota Kediri dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. (koranpemberitaankorupsi.id)

Example 300x375