Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Dishub Provinsi Lampung Siagakan Seluruh Moda Transportasi Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru 2025/2026

16
×

Dishub Provinsi Lampung Siagakan Seluruh Moda Transportasi Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru 2025/2026

Sebarkan artikel ini

Lampung – MediaViral.co

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi arus transportasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan kelancaran, keselamatan, serta kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode libur akhir tahun.

Example 300250

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi dan proyeksi pergerakan penumpang, puncak mobilitas masyarakat diperkirakan terjadi mulai 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Peningkatan pergerakan penumpang diprediksi akan berlangsung secara bertahap dengan beberapa titik puncak.

“Untuk momen Natal, puncak kedatangan penumpang diperkirakan terjadi dua kali, salah satunya pada tanggal 24 Desember 2025. Ini biasanya terjadi karena masyarakat mulai melakukan perjalanan untuk merayakan Natal bersama keluarga,” kata Bambang saat ditemui di Bandar Lampung.

Ia menjelaskan, selain puncak kedatangan, Dishub Lampung juga memetakan puncak arus mudik dan arus balik yang diperkirakan terjadi pada 30 dan 31 Desember 2025. Sementara itu, arus balik pasca pergantian tahun diproyeksikan masih akan berlangsung hingga 4 Januari 2026.

“Puncak arus mudik dan arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 30 dan 31 Desember. Setelah itu, arus balik masih berlanjut hingga tanggal 4 Januari,” jelasnya.

Volume Penumpang Lebih Rendah Dibanding Lebaran

Bambang menyebutkan, jika dibandingkan dengan angkutan Lebaran, volume pergerakan penumpang pada masa Natal dan Tahun Baru diperkirakan relatif lebih rendah. Oleh karena itu, perencanaan dan pengaturan transportasi dilakukan dengan estimasi sekitar 50 persen dari beban angkutan Lebaran.

“Angkutan Nataru ini tidak sepadat Lebaran. Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, volumenya hanya sekitar separuh dari angkutan Lebaran. Namun demikian, kita tetap siaga penuh agar pelayanan tetap optimal,” ujarnya.

Seluruh Moda Transportasi Dipastikan Siap

Dishub Provinsi Lampung memastikan kesiapan seluruh moda transportasi, mulai dari angkutan penyeberangan laut, angkutan udara, kereta api, hingga angkutan darat. Koordinasi intensif dilakukan dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk operator transportasi, pemerintah kabupaten/kota, serta aparat keamanan.

Untuk moda penyeberangan, Dishub memastikan kesiapan pelabuhan dan armada kapal, terutama pada jalur-jalur padat seperti lintasan penyeberangan antarpulau. Penyesuaian jadwal dan penambahan kapasitas telah dilakukan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Setelah dilakukan evaluasi, kapasitas penyeberangan dinilai mencukupi dan siap melayani masyarakat selama periode Nataru,” ungkap Bambang.

Pada sektor angkutan udara, sejumlah maskapai telah menyiapkan extra flight untuk memenuhi tingginya permintaan perjalanan. Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga telah menyiapkan rangkaian kereta tambahan untuk melayani penumpang selama libur panjang.

“Angkutan udara Alhamdulillah banyak extra flight. Kereta api juga sudah menyiapkan kereta tambahan. Untuk bus dan angkutan darat lainnya, kami pastikan armada dalam kondisi layak jalan dan siap beroperasi,” paparnya.

Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Siklon Tropis

Selain kesiapan sarana dan prasarana transportasi, Dishub Provinsi Lampung juga memberikan perhatian khusus terhadap faktor cuaca. Wilayah Lampung sempat terdampak pengaruh siklon tropis yang berpotensi mengganggu aktivitas transportasi, khususnya di sektor perairan dan penerbangan.

“Yang memang perlu diwaspadai adalah dampak siklon tropis. Namun Alhamdulillah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah membuka posko dan melakukan pemantauan intensif, baik di wilayah rawan bencana, bandara, maupun pelabuhan,” jelas Bambang.

Ia menambahkan, kondisi cuaca saat ini menunjukkan tren membaik seiring melemahnya pengaruh siklon. Meski hujan masih terjadi di beberapa wilayah Lampung, aktivitas transportasi dinilai telah kembali berjalan normal dan terkendali.

“Pada tanggal 17 hingga 18 Desember lalu memang sempat ada pengaruh siklon. Namun sekarang kondisinya sudah clear dan arus transportasi berjalan lancar. Mudah-mudahan ke depan cuaca terus membaik,” katanya.

Posko Terpadu dan Pengawasan Intensif

Sebagai bagian dari pengamanan Nataru, Dishub Provinsi Lampung juga menyiapkan posko terpadu di sejumlah titik strategis. Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi, pengawasan, serta koordinasi lintas sektor untuk memastikan keselamatan dan kelancaran transportasi.

Dishub juga melakukan ramp check secara berkala terhadap kendaraan umum guna memastikan kelaikan armada serta keselamatan penumpang. Selain itu, petugas disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi gangguan transportasi.

“Prinsipnya, kami ingin memastikan masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar selama Natal dan Tahun Baru,” tegas Bambang.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Dishub Provinsi Lampung berharap pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berjalan tertib dan kondusif, serta memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jasa transportasi di Provinsi Lampung.
(Red)

Example 300x375