Lampung — MediaViral.co
Dugaan keterlibatan seorang oknum yang mengaku sebagai anggota Marinir dalam praktik jual beli mobil “buta” atau kendaraan tanpa dokumen resmi mencuat ke publik. Oknum tersebut juga disebut kerap melontarkan kata-kata tidak pantas saat berkomunikasi dengan awak media.
Informasi ini berawal dari keterangan seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya. Ia mengaku membeli sebuah kendaraan dari seseorang yang diduga sebagai penadah mobil bodong. Dalam penelusuran lebih lanjut, muncul sosok yang mengaku sebagai anggota Marinir dan diduga telah lama berkecimpung dalam praktik jual beli mobil tanpa kelengkapan surat-surat resmi tersebut.
Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi melalui sambungan WhatsApp dan telepon, oknum yang bersangkutan justru melontarkan kata-kata kotor. Sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan etika dan sikap seorang aparat negara, terlebih sebagai anggota Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang dikenal menjunjung tinggi disiplin dan kehormatan.
Dugaan ini pun memicu perhatian masyarakat. Jika benar yang bersangkutan merupakan anggota aktif, maka perilaku tersebut dinilai dapat mencoreng nama baik institusi TNI, khususnya Korps Marinir.
Masyarakat berharap Mabes TNI segera melakukan pemeriksaan dan penelusuran secara menyeluruh terhadap oknum yang dimaksud. Langkah tegas dan transparan dinilai penting guna menjaga marwah institusi serta memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam praktik yang melanggar hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI terkait dugaan tersebut. (mediaviral.co)
















