Lampung Utara – MediaViral.co
Dugaan adanya oknum di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara yang mengklaim usulan pembangunan sekolah dari pemerintah pusat sebagai hasil perjuangannya sendiri menuai sorotan dan kritik dari masyarakat.
Pasalnya, berbagai program pembangunan dan rehabilitasi sekolah yang selama ini diperjuangkan oleh kepala sekolah, komite sekolah, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga pihak-pihak yang aktif menyampaikan kebutuhan pendidikan ke pemerintah pusat, diduga justru diklaim oleh oknum tertentu saat bantuan tersebut berhasil direalisasikan.
Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Sebab, dalam proses pengusulan bantuan pemerintah pusat terdapat dokumen administrasi yang jelas, mulai dari proposal, data pendukung, hingga pihak-pihak yang terlibat dalam pengajuan program tersebut.
“Jangan hanya muncul saat proyek sudah turun lalu mengaku sebagai pihak yang paling berjasa. Kalau memang merasa yang mengusulkan, tunjukkan dokumen dan bukti prosesnya kepada publik,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.
Menurut sejumlah sumber, praktik klaim keberhasilan program yang diduga bukan hasil perjuangannya sendiri berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Terlebih, banyak pihak yang selama ini bekerja keras mengawal usulan hingga akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Masyarakat menilai sudah saatnya seluruh proses pengusulan bantuan pembangunan sekolah dilakukan secara terbuka dan transparan. Dengan demikian, publik dapat mengetahui siapa yang benar-benar mengusulkan, mengawal, dan memperjuangkan kebutuhan sekolah hingga bantuan tersebut terealisasi.
“Jangan sampai ada yang hanya pandai berfoto saat peresmian, tetapi tidak pernah terlihat saat memperjuangkan usulan. Masyarakat bukan tidak tahu proses yang sebenarnya terjadi,” kata seorang warga.
Sorotan ini semakin menguat karena pembangunan sekolah merupakan kebutuhan penting bagi dunia pendidikan dan menyangkut kepentingan ribuan siswa. Karena itu, masyarakat meminta tidak ada pihak yang memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan pencitraan pribadi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan adanya oknum yang mengklaim usulan pembangunan sekolah yang disebut berasal dari masyarakat maupun pihak sekolah. (mediaviral.co)
















