Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Dari Guru Honorer Menjadi Pengusaha: Perjalanan Hidup Fathur Rahman di OKU Selatan

18
×

Dari Guru Honorer Menjadi Pengusaha: Perjalanan Hidup Fathur Rahman di OKU Selatan

Sebarkan artikel ini

OKU Selatan, Sumatera Selatan – MediaViral.co

Fathur Rahman, perantau asal Metro, Lampung, merupakan sosok yang menginspirasi banyak orang. Berbekal ijazah Strata Satu (S1) Pendidikan Agama Islam jurusan Bahasa Arab dari IAIN Raden Intan Bandar Lampung, ia awalnya mengadu nasib di tanah kelahiran istrinya di Kabupaten OKU Selatan pada tahun 2006.

Example 300250

Terinspirasi dari keluarga sang istri yang banyak berprofesi sebagai tenaga pendidik, Fathur pun menekuni jalan yang sama. Ia pernah menjadi guru honorer di sejumlah sekolah, bahkan dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Talang Padang. Selain itu, ia juga aktif berdakwah dan mengisi kajian di masjid serta kegiatan keagamaan masyarakat.

Namun, belasan tahun mengabdi sebagai guru honorer tak mampu mengubah nasibnya. Gaji kecil membuatnya berpikir mencari alternatif lain. Pada tahun 2013, ia mulai merintis usaha dagang sambil tetap mengajar. Empat tahun berselang, usahanya menunjukkan hasil yang lebih menjanjikan.

Akhirnya, pada tahun 2018, Fathur dengan berat hati meninggalkan profesi guru yang selama ini diidamkannya. Impian menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pun kandas. Ia memilih fokus berdagang karena melihat tidak ada formasi guru Bahasa Arab di sekolah-sekolah yang ada.

“Bukan tanpa alasan saya meninggalkan profesi guru. Mungkin dunia usaha inilah yang menjadi kehendak Sang Pencipta untuk saya jalani,” ujarnya.

Kini, Fathur menjalankan usaha di bidang perdagangan alat pertanian, alat bangunan, perabot rumah tangga, hingga menjadi pengecer pupuk bersubsidi. Usaha tersebut terbukti sangat membantu masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Buay Pemaca, yang sebelumnya harus keluar desa untuk mendapatkan pupuk. Ia melayani empat desa, yaitu Desa Sri Menanti, Desa Serakat Jaya, Desa Talang Padang, dan Desa Sumberaya.

Bagi Fathur, kunci utama dalam menjalani usaha adalah ikhlas, tekun, ulet, serta berjiwa sosial. “Insya Allah, kalau kita ikhlas dan tidak menyakiti orang lain, maka kita akan menemukan ketenangan. Kalau bisa membantu, bantulah. Itu yang membuat hati lebih tenang,” tuturnya.

Selain menjadi pengusaha, Fathur juga aktif dalam organisasi keagamaan. Ia kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD NU Kabupaten OKU Selatan, dan pernah pula menjadi Sekretaris Desa Sri Menanti. Bahkan, masyarakat sempat mendorongnya maju sebagai calon kepala desa, namun takdir berkata lain.

“Manusia boleh punya rencana, tapi Allah yang menentukan. Kita hanya perlu bersyukur dan ikhlas menerima apa pun yang Allah berikan,” pungkasnya.

(Jakpar/Media Viral)

Example 300x375