Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Bumi Reog Berdzikir Kembali Digelar, Sekitar 100 Ribu Warga SH Terate Diperkirakan Padati Alun-alun Ponorogo

26
×

Bumi Reog Berdzikir Kembali Digelar, Sekitar 100 Ribu Warga SH Terate Diperkirakan Padati Alun-alun Ponorogo

Sebarkan artikel ini

Ponorogo, Jawa Timur – MediaViral.co

Event tahunan Bumi Reog Berdzikir (BRB) yang digelar Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Ponorogo diperkirakan kembali menyedot puluhan hingga ratusan ribu warga. Tahun ini, Alun-alun Ponorogo diproyeksikan akan dipadati sekitar 100 ribu warga SH Terate yang hadir untuk mengikuti dzikir bersama.

Example 300250

Ketua SH Terate Cabang Ponorogo, Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., melalui Koordinator Bidang Humas SH Terate Cabang Ponorogo, Alim Nor Faizin, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa estimasi jumlah peserta tersebut berdasarkan data internal organisasi.

“Berdasarkan data yang kami peroleh dari masing-masing ranting dan komisariat, tercatat sebanyak 73.850 warga dari 29 ranting dan komisariat yang akan hadir,” ujar Alim, Kamis, 25 Desember 2025.

Namun demikian, jumlah tersebut belum termasuk warga SH Terate dari luar daerah yang biasanya datang secara mandiri. Dengan mempertimbangkan antusiasme pada tahun-tahun sebelumnya, panitia memperkirakan jumlah peserta dapat menembus angka 100 ribu orang lebih dan memadati pusat Kota Ponorogo.

Alim menegaskan bahwa panitia tidak menyebarkan undangan resmi kepada warga SH Terate dari luar daerah. Kehadiran mereka murni didasari oleh kesadaran pribadi dan semangat kebersamaan dalam mengikuti dzikir bersama.

“Tidak ada undangan bagi warga SH Terate dari luar daerah. Jika ada yang datang, itu murni karena antusiasme terhadap event BRB dan keinginan untuk ikut berdzikir bersama,” jelasnya.

Selain memiliki dimensi religius dan spiritual, Alim menilai kegiatan Bumi Reog Berdzikir juga memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat Ponorogo.

Kehadiran puluhan hingga ratusan ribu orang dinilai mampu menciptakan pertukaran ekonomi yang besar, terutama pada sektor perdagangan, jasa, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Giat BRB ini secara langsung dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Terjadi pertukaran ekonomi yang luar biasa karena melibatkan transaksi dari puluhan bahkan ratusan ribu orang yang datang ke Ponorogo,” ungkapnya.

Menurut Alim, geliat ekonomi tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas pedagang kaki lima, pelaku UMKM, penginapan, transportasi, serta sektor jasa lainnya selama kegiatan berlangsung.

Dengan demikian, Bumi Reog Berdzikir tidak hanya menjadi ruang spiritual dan penguatan persaudaraan, tetapi juga menjadi momentum ekonomi kerakyatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat Ponorogo. (mediaviral.co)

Example 300x375