Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

BAU BUSUK PROYEK SANITASI Rp750 JUTA TERCIUM! Krimsus Polda Lampung Turun Gunung, Oknum Kades & Dinas Perkim Disorot

188
×

BAU BUSUK PROYEK SANITASI Rp750 JUTA TERCIUM! Krimsus Polda Lampung Turun Gunung, Oknum Kades & Dinas Perkim Disorot

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara – MediaViral.co

Dugaan praktik kotor dalam proyek sanitasi kembali mencuat dan mengguncang Kabupaten Lampung Utara. Proyek bernilai fantastis Rp750 juta di Desa Taman Jaya kini berada di bawah radar Direktorat Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Lampung, setelah muncul dugaan kuat adanya pengondisian pengadaan hingga rekayasa pengelolaan proyek.

Example 300250

Proyek sanitasi yang dialokasikan untuk 50 keluarga penerima manfaat (KPM) itu disinyalir tidak berjalan sesuai mekanisme, bahkan disebut-sebut hanya menjadi alat bancakan oknum tertentu. Isu yang beredar menyebutkan adanya arahan khusus pembelian septic tank yang diduga dikendalikan oleh oknum pejabat Dinas Perkim Lampung Utara, sehingga memunculkan dugaan monopoli dan pengaturan sejak awal.

Lebih mencengangkan lagi, proyek yang secara aturan dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) diduga dikendalikan langsung oleh oknum kepala desa. Ketua KSM disebut hanya sebagai formalitas administrasi, sementara keputusan proyek sepenuhnya berada di tangan pihak lain. Jika dugaan ini terbukti, maka praktik tersebut berpotensi melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Sorotan tajam media akhirnya memantik reaksi cepat aparat penegak hukum. Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Pol Dery Agung Wijaya menegaskan pihaknya akan segera mengambil langkah konkret.

“Terima kasih informasinya. Segera kami akan ke Kotabumi untuk melakukan pulbaket,” tegas Dirkrimsus melalui pesan singkat WhatsApp.

Pernyataan ini menandakan Krimsus Polda Lampung siap turun langsung ke lapangan, melakukan pengecekan fisik proyek, menggali keterangan saksi, serta mengumpulkan bukti awal guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam proyek tersebut.

Ironisnya, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Taman Jaya memilih bungkam. Upaya konfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp ke nomor 08216691xxxx tidak mendapat tanggapan. Sikap diam ini justru semakin memantik tanda tanya besar di tengah publik.

Awak media juga masih berupaya meminta klarifikasi dari Dinas Perkim Lampung Utara serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam pelaksanaan proyek sanitasi tersebut.

Kini masyarakat menunggu langkah nyata aparat penegak hukum. Apakah proyek sanitasi ini benar-benar untuk rakyat, atau sekadar kedok memperkaya segelintir oknum? Krimsus Polda Lampung diharapkan mampu membuka tabir dugaan permainan anggaran yang mulai tercium baunya ini. (mediaviral.co)

Example 300x375