Batu Bara, Sumatera Utara – MediaViral.co
Bank Sumut Cabang Lima Puluh berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Batubara menggelar sosialisasi Program Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati Batubara, Kamis (20/11). Kegiatan ini dihadiri aparatur sipil negara (ASN) serta pekerja dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Sosialisasi ini bertujuan memperluas pemahaman mengenai skema pembiayaan rumah bersubsidi yang dirancang untuk memberikan akses hunian layak dengan cicilan terjangkau dan suku bunga rendah.
Bank Sumut Perkuat Komitmen Fasilitasi Akses Rumah Layak
Kepala Cabang Bank Sumut Lima Puluh, Teddy Pribadie, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyediakan layanan KPR yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau.
Menurutnya, KPR Sejahtera FLPP merupakan bagian dari dukungan Bank Sumut terhadap visi Bupati Batubara dalam percepatan realisasi program penyediaan tiga juta rumah secara nasional.
“Seluruh administrasi untuk peserta kami gratiskan, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap perluasan kepemilikan rumah yang layak bagi ASN dan MBR,” ungkapnya.
Penjelasan Teknis FLPP: Suku Bunga Tetap & Uang Muka Ringan
Narasumber kegiatan, Dian Kapiana, menjelaskan berbagai kemudahan program FLPP, mulai dari suku bunga tetap sepanjang tenor kredit, uang muka yang lebih ringan, hingga persyaratan administrasi yang disederhanakan dibandingkan skema pembiayaan konvensional.
FLPP sendiri merupakan program strategis pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah meningkatkan kesejahteraan melalui akses kepemilikan rumah.
Hunian dalam skema ini dapat dicicil mulai dari sekitar Rp1 juta per bulan dengan tenor hingga 20 tahun.
BP Tapera: Pastikan Regulasi, Tata Kelola, dan Proses Semakin Efektif
Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera, Dr. Wilson Lie Simatupang, SH, MH, menegaskan komitmen lembaganya dalam memperkuat keberlanjutan dan tata kelola program FLPP.
“BP Tapera memastikan seluruh kebijakan disusun secara transparan, akuntabel, dan mudah diakses. Penyederhanaan proses, keterbukaan informasi, dan penegakan regulasi menjadi fokus utama kami,” ujarnya.
Menurut Dr. Wilson, langkah-langkah ini diperlukan untuk menjamin efektivitas program sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran kepada ASN dan MBR.
Pemkab Batubara: FLPP Jadi Bagian dari Agenda Nasional Atasi Backlog Perumahan
Bupati Batubara melalui Plh Sekdakab, Rusian Heri, menegaskan bahwa FLPP merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui Program Tiga Juta Rumah yang dikoordinasikan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Menurutnya, program ini bukan semata memberi akses rumah bagi masyarakat, tetapi juga menyentuh aspek pemerataan kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur sosial.
“Penanganan backlog perumahan membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, perbankan, hingga pelaku usaha. Kolaborasi seperti hari ini menjadi bagian penting dari upaya tersebut,” jelasnya.
Ia juga menyambut baik keterlibatan Bank Sumut yang dinilai dapat mempermudah masyarakat Batubara dalam mengakses pembiayaan rumah bersubsidi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor properti dan pengembangan kawasan permukiman. (mediaviral.co)
















