Rantau Alai, Ogan Ilir, Sumatera Selatan – MediaViral.co
Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Rantau Alai sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Rantau Alai, Senin (24/11/2025).
Camat Buka Acara dan Tekankan Pentingnya Kemandirian Desa
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Rantau Alai, Febrina Murdiati, SP., M.Si, yang turut dihadiri oleh Tenaga Ahli Kabupaten Ogan Ilir Fery Kadarsyah, Ketua TP PKK Kecamatan, bidan desa, kader posyandu, KPM, guru KB dan PAUD se-kecamatan, serta media mitra desa.
Dalam sambutannya, Camat Febrina menegaskan bahwa peningkatan kapasitas kader merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan dan kemandirian desa, khususnya dalam menangani persoalan stunting yang masih menjadi isu krusial di berbagai wilayah.
“Kader di desa harus mampu berinovasi, memahami tugas, dan meningkatkan kompetensi. Kemajuan desa tidak akan tercapai tanpa kualitas SDM yang baik, terutama dalam upaya penanganan stunting,” tegasnya.
BKAD Apresiasi Dukungan Seluruh Pihak
Ketua BKAD Kecamatan Rantau Alai, Yusman Haris, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan bimtek tersebut.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Tenaga Ahli Kabupaten OI, Camat Rantau Alai, Sekcam, Kepala KB, Kepala Puskesmas Mekar Sari, Kepala Puskesmas Lebung Bandung, Dinas PMD Ogan Ilir, serta seluruh Kepala Desa yang telah memberikan kontribusi sebesar Rp2.000.000 untuk mendukung pelaksanaan bimtek.
Menurut Yusman, kontribusi dan kolaborasi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan dalam menekan angka stunting di wilayah Rantau Alai.
Harapan: Kader Mampu Tekan Angka Stunting di Desa
Melalui pelatihan ini, ia berharap seluruh peserta dapat memahami langkah-langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan stunting, mulai dari edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang, hingga peningkatan layanan posyandu dan PAUD.
“Kami berharap seluruh kader dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat untuk menekan angka stunting di desanya masing-masing,” ujar Yusman.
Sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta yang hadir juga menerima fasilitas transport sebagai tanda terima kasih atas partisipasi mereka dalam kegiatan peningkatan kapasitas ini. (mediaviral.co)
















