Simalungun, Sumatera Utara — MediaViral.co
Sejumlah warga dari berbagai elemen masyarakat menggelar orasi damai di depan kantor Bank BRI Unit Tinjowan, Kabupaten Simalungun, Kamis (27/11/2025). Aksi tetap berlangsung meski lokasi diguyur hujan deras dan cuaca ekstrem.
Unjuk rasa tersebut dilakukan untuk menuntut kejelasan serta pengembalian agunan senilai Rp100 juta yang diduga tertahan terkait proses pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR). Massa membawa berbagai spanduk berisi seruan penghentian penahanan agunan dan desakan agar BRI memberikan penjelasan jelas mengenai status jaminan yang disebut belum dikembalikan kepada pemiliknya.
Aksi ini diikuti berbagai unsur masyarakat, tokoh lokal, serta sejumlah jurnalis yang memantau jalannya kegiatan. Meski kondisi cuaca tidak bersahabat, massa tetap bertahan dan menyampaikan aspirasi secara tertib.
Perwakilan warga menegaskan bahwa tuntutan mereka semata-mata meminta transparansi dan penyelesaian yang adil.
“Kami meminta agar agunan masyarakat senilai Rp100 juta dikembalikan. Kami hanya ingin kejelasan, bukan membuat keributan,” ujar salah satu peserta aksi dalam orasinya.
Massa juga mendorong pihak manajemen BRI Unit Tinjowan untuk segera memberikan klarifikasi resmi serta bersedia duduk bersama masyarakat guna mencari solusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Aksi berlangsung kondusif dengan pengawalan aparat setempat. Warga menekankan bahwa gerakan ini murni untuk menuntut keadilan, khususnya bagi penerima KUR yang merasa dirugikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank BRI Unit Tinjowan belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan masyarakat tersebut.
(Rijal)
















