Lampung Selatan, —
MediaViral.co
Baru beberapa minggu menjabat sebagai Camat Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Handayo mulai mendapat sorotan dari masyarakat. Gaya kepemimpinannya yang gemar turun langsung meninjau berbagai proyek pembangunan di wilayahnya justru menimbulkan tanda tanya di kalangan warga.
Warga menilai, kegiatan “blusukan” yang dilakukan Handayo belum memberi dampak nyata terhadap kualitas pekerjaan proyek yang tengah berlangsung. Salah satu proyek yang disorot adalah pembangunan bendung Way Kertosari dan peningkatan saluran siring, yang dikerjakan oleh CV Antar Bintang Sejahtera dengan nilai kontrak Rp198,8 juta.
Menurut warga, material batu yang digunakan di proyek tersebut masih berupa batu hitam muda dengan tekstur rapuh dan mudah pecah. Kondisi itu dianggap berpotensi menurunkan mutu konstruksi dan berisiko merugikan masyarakat.
“Kami melihat sendiri batunya kecil-kecil, bahkan bercampur tanah. Saat kami tanya kepada Pak Camat karena beliau juga sudah datang ke lokasi, jawabannya malah disuruh tanya ke Dinas PU. Jadi, apa gunanya blusukan itu?” ujar seorang warga Tanjung Sari kepada Media Viral, Rabu (12/11/2025).
Pernyataan tersebut menggambarkan kekecewaan sebagian warga yang menilai langkah inspeksi lapangan Camat Tanjung Sari sekadar formalitas. Bahkan, ada yang menduga kegiatan blusukan itu hanya untuk pencitraan semata.
“Kalau memang ingin memastikan pembangunan berjalan baik, harus ada tindakan tegas ketika kualitas pekerjaan tidak sesuai. Jangan hanya datang, lihat, lalu diam,” tambah warga lainnya.
Warga Tanjung Sari kini berharap Bupati Lampung Selatan dan aparat penegak hukum dapat turun langsung meninjau lokasi proyek. Mereka menilai pengawasan dari instansi terkait sangat diperlukan agar dana pembangunan tidak disalahgunakan dan mutu pekerjaan bisa dipertanggungjawabkan.
Proyek infrastruktur di Tanjung Sari menjadi cermin pentingnya transparansi dan pengawasan ketat dalam pelaksanaan program pemerintah daerah. Ketika semangat turun ke lapangan tidak dibarengi tindakan korektif, kepercayaan publik terhadap aparatur justru dapat memudar. (mediaviral.co)
















