Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman Tekankan Nasionalisme dan Solidaritas di Rakernas ke-23 GMBI Bandung

26
×

Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman Tekankan Nasionalisme dan Solidaritas di Rakernas ke-23 GMBI Bandung

Sebarkan artikel ini

Bandung, Jawa Barat – MediaViral.co

Penasehat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn.) Prof. H. Dudung Abdurachman, S.E., S.H., M.M., hadir memberikan pembekalan kebangsaan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-23 LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang digelar di Bandung, Senin (10/11/2025).

Example 300250

Acara bertema “Solidaritas Tanpa Batas” ini berlangsung selama tiga hari, 10–12 November 2025, dengan pembukaan bertepatan Hari Pahlawan Nasional di Sela Hall Bandung, dilanjutkan rangkaian sidang di Hotel Horison Bandung.

Dalam pembekalannya, Dudung menegaskan pentingnya semangat nasionalisme, solidaritas, dan kesetiakawanan sosial sebagai modal utama menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan global.
“Solidaritas adalah kekuatan sejati bangsa Indonesia. Jika kita bersatu, tak ada tantangan yang tak bisa dihadapi,” ujarnya menekankan.

Kehadiran Tokoh Nasional Perkuat Nilai Kebangsaan

Selain Dudung, sejumlah tokoh nasional turut hadir memberikan pembekalan, di antaranya:

Raden Wijaya Kusuma Wardana, Staf Ahli Kementerian Komunikasi Digital Bidang Sosial Ekonomi Budaya;

Kombes Pol. Aji Indra Dwiyatma, S.I.K., perwakilan Mabes Polri;

Brigjen TNI Raden Toto Oktoviana, Kepala BIN Daerah Jawa Barat;

KGP Ramlan Samsuri, S.E., CLA., CPLA., tokoh budaya Kaluhuran Galuh Pajajaran sekaligus Dewan Kehormatan LSM GMBI;

serta Prof. Cecep Darmawan, akademisi UPI Bandung dan Dewan Pakar DPP LSM GMBI.

Kehadiran mereka memperkaya materi Rakernas yang tak hanya membahas strategi organisasi, tetapi juga memperkuat ideologi kebangsaan dan tanggung jawab sosial GMBI terhadap masyarakat.

Ketua Umum GMBI: Kembali ke Akar Perjuangan

Ketua Umum DPP LSM GMBI, Moh. Fauzan Rachman, S.E., dalam sambutannya menegaskan pentingnya momentum Rakernas sebagai ajang refleksi dan konsolidasi nasional.
“Rakernas ke-23 yang bertepatan dengan Hari Pahlawan harus menjadi momentum kembali ke akar perjuangan. GMBI lahir untuk membela yang tertindas dan terpinggirkan,” tegasnya.

Fauzan juga menyampaikan bahwa GMBI akan memperkuat regulasi internal untuk menjaga arah gerakan tetap sesuai cita-cita awal, yaitu memperjuangkan keadilan sosial dan kemandirian masyarakat bawah.

Solidaritas Tanpa Batas untuk Persatuan Bangsa

Di tempat yang sama, Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bandar Lampung, Imausah, menjelaskan makna tema besar Rakernas.
“‘Solidaritas Tanpa Batas’ mencerminkan semangat konsolidasi nasional GMBI dalam memperdalam ideologi perjuangan dan meneguhkan komitmen menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.

Imausah menambahkan, Rakernas ke-23 ini terdiri dari tiga agenda utama: pembukaan dan peringatan Hari Pahlawan, sidang komisi membahas program strategis organisasi, serta ziarah ke makam guru besar GMBI di Gunung Puntang—tempat lahirnya organisasi ini—sebagai simbol penghormatan dan penutup kegiatan.

Perkuat Peran Sosial dan Kebangsaan

Rakernas ke-23 GMBI di Bandung menegaskan peran organisasi masyarakat sebagai mitra strategis bangsa dalam memperkuat keutuhan nasional. Melalui pembekalan dari tokoh-tokoh penting, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kader yang berintegritas, berjiwa sosial, dan berkomitmen menjaga kedaulatan rakyat di seluruh daerah.

Dengan semangat “Solidaritas Tanpa Batas”, GMBI menegaskan diri untuk terus berdiri di garda terdepan dalam membela kepentingan masyarakat kecil dan memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (mediaviral.co)

Example 300x375