Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Kalapas Labuhan Ruku dan Bawaslu Batubara Bersinergi, Dorong Pengawasan Partisipatif Pemilu 2029

20
×

Kalapas Labuhan Ruku dan Bawaslu Batubara Bersinergi, Dorong Pengawasan Partisipatif Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini

Batu Bara, Sumatera Utara – MediaViral.co

Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku menjalin kerja sama resmi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batubara untuk meningkatkan pengawasan partisipatif menjelang Pemilu dan Pemilihan Serentak 2029. Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di Aula Lapas, Selasa (4/11/2025), dan dihadiri Kalapas Labuhan Ruku Soetopo Berutu, Ketua Bawaslu Batubara M. Amin Lubis, unsur TNI-Polri, serta awak media.

Example 300250

Kerja sama ini menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak cukup hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan lembaga pemerintah, termasuk lembaga pemasyarakatan.

“Kolaborasi ini penting untuk memperkuat komitmen bersama mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Tidak ada toleransi bagi praktik manipulasi atau pengabaian aturan,” tegas Ketua Bawaslu Batubara, M. Amin Lubis.


Lapas Siap Dorong Partisipasi Warga Binaan

Kalapas Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, menegaskan dukungan penuh terhadap program pengawasan ini. Ia menyatakan bahwa Lapas siap memfasilitasi sosialisasi dan pendidikan politik bagi petugas serta warga binaan yang memiliki hak pilih.

“Kami memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik. Partisipasi warga binaan harus tersalurkan sesuai aturan hukum, dan tidak boleh diabaikan,” kata Soetopo Berutu.

Langkah ini menjadi bukti keseriusan Lapas Labuhan Ruku dalam mendukung demokrasi, sekaligus menegaskan bahwa lembaga pemasyarakatan juga memiliki peran strategis dalam mencetak warga binaan yang sadar hukum dan politik.


Langkah Tegas untuk Demokrasi Bersih

Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi momentum penting bagi kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat demokrasi di tingkat lokal. PPengawasan partisipatif yang efektif diyakini mampu mencegah praktik manipulasi suara, meningkatkan partisipasi pemilih, dan memastikan pemilu berlangsung adil dan transparan.

“Kerja sama ini harus dijalankan dengan disiplin, tegas, dan profesional. Tidak ada toleransi bagi yang mengabaikan aturan. Demokrasi sehat adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Husin Muchtar, Ketua DPD PPWI Provinsi Lampung, yang turut memantau kegiatan tersebut.


Kolaborasi antara Lapas Labuhan Ruku dan Bawaslu Batubara menjadi contoh nyata bahwa pengawasan pemilu bukan sekadar formalitas, tapi tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan demokrasi berjalan dengan baik.


Reporter: KRO/RD/AN
Editor: Redaksi MediaViral.co

Example 300x375