Ogan Ilir, Sumatera Selatan – MediaViral.co
Proses penerimaan karyawan di perusahaan MBG yang beroperasi di Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, diduga bermasalah. Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah warga melaporkan adanya praktik “orang dalam” dan “titipan” dari pihak-pihak tertentu yang mempengaruhi hasil seleksi.
Menurut keterangan pemilik dapur MBG di Kecamatan Rantau Alai, pendaftaran dan penerimaan karyawan dikoordinasikan melalui Kepala Dusun bernama Pak Anen. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Rabu, 8 Oktober 2025, pihak terkait belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan tersebut.
Seorang warga yang mengikuti proses seleksi, mengaku kecewa karena merasa tidak memiliki “orang dalam”.
“Wajar pak kami tidak lulus, kami tidak punya orang dalam. Yang diterima itu semuanya orang dalam, ada titipan mantan dewan, ada juga titipan dari anggota TNI yang bertugas di Jakarta, bahkan ada jatah keluarga pemilik dapur MBG,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Keluhan serupa juga datang dari sejumlah warga lainnya yang merasa seleksi tidak dilakukan secara terbuka dan adil.
Sementara itu, salah satu kepala desa di Kecamatan Rantau Alai yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya laporan tersebut.
“Memang benar, sebagian besar yang diterima berasal dari dusun yang sama. Seharusnya ada koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa lain agar prosesnya lebih transparan dan adil,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak MBG belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan praktik tidak transparan dalam perekrutan karyawan tersebut.
(Deby/Muslim)
















