Pandeglang/Banten, MediaViral.co
Setelah sebelumnya masa unjuk rasa telah mnggelar aksi serupa meminta bupati Pandeglang untuk tidak menampung sampah dari luar kota tidak menemukan titik temu masa hari ini kembali mnggelar unjuk rasa yang jumlahnya melebihi masa sebelumnya tetap dalam tuntutan menghentikan menampung sampah dari luar kota terutama dari kota Tangerang selan.
Dari beberapa unjuk rasa yang memberikan keterangan kepada awak media masarakat Pandeglang akan terus mengelar unjuk rasa sampai bupati wakil bupati pandeglang menghentikan menampung sampah dari luar kota karena menurut masa sampah di Pandeglang saja tidak terurus berserakan dimana mana ditambah lagi menampung sampah dari kota lain ujarnya12/8/24 .
Pemerintah Pandeglang seharusnya membenahi TPA bangkonol lebih dahulu yang semberaut bau yang menyengat tak bisa lagi dihindari warga,
dampak sampah yang membau dapat juga menimbulkan pencemaran lingkungan menimbulkan penyakit itu sudah terbukti apalagi ditambah sampah dari kota lain yang jumlahnya 500 ton perhari ini dapat menyebabkan dampak yang sangat serius kepada pencemaran lingkungan ungkapnya.
Sementara itu bupati wakil bupati tak pernah memberikan keterangan yang memuaskan begitu juga DPRD yang notabennya wakil rakyat juga sama seolah tidak mengetahui adanya hal tersebut mustahil bila DPRD tidak tau bukankah segala keputusan itu mekanismenya harus persetujuan DPRD menurut para pengunjuk rasa, ini ada dugaan persekongkolan bupati dan DPRD Pandeglang tentang Mavia sampah .
Ketika ditanya akankah diulang ujuk rasa bila tidak ada kesimpulan dan penjelasan dari pemerintah Pandeglang,
Masa mengatakan kami akan tetap pada pendirian kami menolak menampung sampah dari kota lain bila pemerintah Pandeglang dalam hal ini bupati wakil bupati serta DPRD bersikukuh melanjutkan menampung sampah dari kota lain masa ujuk rasa akan mengelar aksi tgl 14/8/25 dengan jumlah masa yang lebih besar bahkan seruan ujuk rasa sudah kami sebar dan di kirimkan baik melalui media masa atau sosial media, kami juga mempersilahkan masa di luar Pandeglang yang mendukung kami untuk bergabung melakukan ujuk rasa pada tgl 14/8/25 ungkapnya.
Sampai berita ini turun masa masih mngelar aksinya ,sementara bupati wakil bupati tidak menemui kami mungkin ngumpet tuturnya kepada awak media
Bila kita mencermati dibeberapa kota terus dengan berbagai masalah di masing masing kota ujuk rasa mulai meningkat atas dasar tidak percayanya masarakat kepada pemerintah pusat propinsi dan kabupaten kota, permasalahan ini bila tidak bisa ditanggulangi oleh pemerintah maka tidak menutup kemungkinan aksi aksi seperti ini terus bergulir di semua wilayah di Indonesia dan itu akan menimbulkan gejolak semakin parah
Pandeglang Banten
Sandora media viral.co
















