Jakarta, MediaViral.co
Tidak perlu menggubris nama media, menjadi atasan media dan wartawan bersikaplah yang bijak, rubah pola pikir, jangan berpikir tentang nama tapi berpikirlah untuk Bangsa dan Negara, mungkin ada media tidak menikmati uang Negara tapi mau berjuang buat Bangsa, Negara musti bersyukur, bukan nya mereka yang dianggap para petinggi media membuat aturan yang karna melihat dari sisi sudut pandang yang lain, berpikirlah tentang mereka yang mau berjuang buat Bangsa dan Negara.
Mereka yang duduk di atas bukan berarti sudah menjadi yang terbaik, tapi belajarlah menjadi lebih baik lagi, berpikirlah yang selalu positif, jangan melihat dari sisi sudut pandang karna benci atau yang lain nya, begitu juga sebaliknya, mereka yang di bawah bukan berarti bodoh atau lebih rendah dari mereka yang di atas, cuma nasib saja yang membedakan.
Wartawan dan media itu biarkan berkembang, bukankah semua faham, kalau seseorang tidak menjiwai wartawan atau redaksi maka lihatlah dan perhatikan, bukankah selama ini mereka yang tidak menjiwai itu tidak akan bertahan lama, mari tinggalkan kenangan yang baik yang mana bisa dikenang sampai kapanpun bahwa kita salah satu pemimpin atau petinggi dari surat kabar yang bijak dan baik.
Jangan melihat sisi buruk wartawan, mari ambil sisi baiknya, dengan adanya wartawan maka para pejabat korup setidaknya ada rem, kalau wartawan dibatasi siapa yang akan mengkontrol mereka yang suka merampok uang Negara, biarkan wartawan ramai, pejabat juga kalau tidak bersalah kenapa juga musti takut, dan yakinlah pejabat yang bersih pasti wartawan juga akan segan.
Apalah arti nama sebuah media, bukankah kita sama mengetahui bahwa media adalah cermin dari redaksi, sekalipun itu nama media keras kalau redaksi nya tidak berani maka tidak akan berguna juga, wartawan juga manusia, punya rasa malu dan lain nya, tidak mungkin mereka seorang wartawan melebihi kapasitas dari penegak hukum, dan mari berpikir yang bijaksana dan berpikir yang lebih luas lagi.
















