Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Dipertanyakan Publik, Proyek Revitalisasi SD Negeri 76 Kota Bengkulu Diduga Gunakan Pasir Urug Campur Tanah

22
×

Dipertanyakan Publik, Proyek Revitalisasi SD Negeri 76 Kota Bengkulu Diduga Gunakan Pasir Urug Campur Tanah

Sebarkan artikel ini

Bengkulu — MediaViral.co 31 Agustus 2026

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SD Negeri 76 Kota Bengkulu yang mendapat bantuan pemerintah senilai Rp1.539.914.160 bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 kini menjadi perhatian masyarakat.

Example 300250

Pasalnya, tumpukan material pasir urug yang terlihat di lokasi pekerjaan diduga bercampur dengan tanah dan lempung. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kesesuaian material dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan dalam proyek.

Proyek yang dikerjakan oleh P2SP tersebut dijadwalkan berlangsung selama 150 hari kalender hingga Januari 2027. Kondisi material di lokasi pekerjaan memunculkan kekhawatiran dari sejumlah warga dan wali murid mengenai kualitas hasil revitalisasi sekolah.

Material yang tampak bercampur dengan tanah berwarna gelap dan menggumpal dinilai perlu diperiksa secara teknis. Warga khawatir penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi dapat memengaruhi kualitas dan kekuatan konstruksi bangunan.

“Dana bantuan lebih dari Rp1,5 miliar, tetapi bahan yang digunakan seperti ini. Kalau pasir urugnya memang bercampur tanah, kami khawatir kualitas bangunan tidak sesuai standar. Kami juga khawatir terhadap keselamatan anak-anak sekolah,” ujar salah seorang wali murid yang memantau lokasi.

Masyarakat mempertanyakan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Warga mendesak Kementerian Pendidikan, Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, serta pihak pengawas untuk segera turun ke lapangan dan melakukan pemeriksaan terhadap material yang digunakan.

Masyarakat juga meminta agar seluruh material yang digunakan dipastikan sesuai dengan spesifikasi dan kontrak pekerjaan. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan material tidak memenuhi persyaratan, warga berharap material tersebut segera diganti dan pelaksanaan pekerjaan diawasi secara ketat.

SD Negeri 76 Kota Bengkulu yang berlokasi di Jalan Raya Padang Kemiling, Kecamatan Selebar, dan berakreditasi B, diharapkan memperoleh fasilitas pendidikan yang berkualitas.

Warga berharap revitalisasi sekolah tersebut tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan secara fisik, tetapi juga memperhatikan kualitas serta keamanan bangunan bagi siswa dan guru.

Masyarakat menegaskan bahwa anggaran tersebut merupakan uang negara yang harus digunakan secara transparan dan akuntabel. Mereka berharap proyek revitalisasi menghasilkan bangunan yang berkualitas, aman, dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Jika dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi terbukti berdasarkan pemeriksaan teknis, masyarakat meminta pihak terkait segera mengambil tindakan dan melakukan perbaikan sesuai ketentuan.

Catatan: Dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis dan dokumen spesifikasi pekerjaan. Pihak pelaksana maupun pengawas juga perlu diberikan kesempatan untuk memberikan klarifikasi. (mediaviral.co)

Example 300x375