Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Diduga Akali Anggaran Dana Desa, Proyek Parit di Baja Dolok Disorot Gara-Gara Pakai Batu Bekas

50
×

Diduga Akali Anggaran Dana Desa, Proyek Parit di Baja Dolok Disorot Gara-Gara Pakai Batu Bekas

Sebarkan artikel ini

Simalungun, Sumatera Utara – MediaViral.co

Proyek pembangunan parit pasangan di Huta II Nagori Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, menjadi sorotan tajam masyarakat. Proyek yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 itu diduga menggunakan material batu padas bekas atau batu gratis demi menekan biaya pengerjaan.

Example 300250

Pantauan di lokasi pada Rabu (13/5/2026) menunjukkan tumpukan batu padas dengan kondisi tidak seragam. Sejumlah batu bahkan tampak seperti material bekas bongkaran yang diduga diambil dari sekitar lokasi proyek tanpa melalui standar kualitas konstruksi yang layak.

Kondisi tersebut memicu kecurigaan warga terhadap kualitas pembangunan parit pasangan sepanjang sekitar 130 meter yang disebut menelan anggaran puluhan juta rupiah itu. Warga menduga ada upaya penghematan biaya secara tidak wajar untuk meraup keuntungan lebih besar.

“Kalau anggarannya sudah ada, kenapa material yang dipakai diduga batu bekas atau batu gratis? Jangan sampai proyek ini cuma asal jadi, sementara kualitasnya nanti cepat rusak,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Masyarakat mendesak pihak Kecamatan Tanah Jawa, Inspektorat Kabupaten Simalungun, hingga aparat penegak hukum (APH) turun langsung memeriksa proyek tersebut, termasuk mengecek kualitas material dan kesesuaian pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Warga menilai penggunaan material yang diduga tidak sesuai standar dapat merugikan masyarakat dan berpotensi merugikan keuangan negara apabila proyek dikerjakan tidak sesuai spesifikasi.

“Dana desa itu uang rakyat. Jangan sampai pembangunan dikerjakan asal-asalan hanya demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tegas warga lainnya.

Masyarakat berharap proyek yang menggunakan anggaran negara benar-benar dikerjakan secara transparan, berkualitas, dan sesuai aturan, bukan sekadar formalitas untuk menghabiskan anggaran. (mediaviral.co)

Example 300x375