Lampung Barat – MediaViral.co
Memasuki musim panen raya kopi dan meningkatnya mobilitas masyarakat, Pemerintah Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, secara resmi mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas. Langkah tersebut dilakukan guna melindungi kesejahteraan petani kopi serta menjaga keamanan kendaraan bermotor (ranmor) di wilayah setempat.
Pemerintah pekon mencatat adanya peningkatan risiko pencurian hasil bumi, khususnya kopi yang menjadi komoditas utama masyarakat Lampung Barat. Selain itu, ancaman pencurian kendaraan bermotor dengan berbagai modus, baik kekerasan maupun penipuan, turut menjadi perhatian serius.
Waspada Pencurian Hasil Panen Kopi
Pemerintah Pekon Balak menegaskan bahwa musim panen kopi kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan aksi pencurian. Modus yang diantisipasi meliputi pencurian di kebun pada malam hari, pengambilan hasil panen tanpa izin, hingga masuknya pelaku melalui jalur tidak resmi ke area perkebunan warga.
“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Laporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada aparat pekon,” tegas Peratin Pekon Balak, Sarnada, dalam keterangannya.
Adapun sejumlah imbauan kepada para petani antara lain:
Meningkatkan ronda dan pengawasan kebun secara bergiliran, terutama pada malam hari.
Tidak meninggalkan hasil panen di kebun dalam waktu lama.
Memperkuat komunikasi dan kerja sama antarwarga melalui semangat gotong royong.
Antisipasi Modus Curanmor dan Penipuan
Selain pencurian hasil bumi, masyarakat juga diminta mewaspadai tindak pencurian kendaraan bermotor yang kini semakin beragam modusnya. Pelaku tidak hanya menggunakan kekerasan di lokasi sepi, tetapi juga melakukan penipuan dengan berpura-pura menanyakan alamat atau menyamar sebagai petugas.
Untuk mengurangi risiko kejahatan, warga diimbau agar:
Menggunakan kunci ganda pada kendaraan.
Memarkir kendaraan di tempat terang dan terpantau CCTV jika memungkinkan.
Tidak memberikan informasi pribadi maupun detail kendaraan kepada orang yang tidak dikenal.
Sinergi Aparat dan Masyarakat
Pemerintah Pekon Balak juga membuka kanal pelaporan cepat bagi masyarakat yang melihat atau mengalami tindak kriminalitas. Warga dapat segera melapor kepada aparat pekon, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Polres Lampung Barat, maupun melalui Call Center SAPA 129 yang siaga selama 24 jam.
Langkah preventif tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menikmati hasil panen kopi dengan tenang tanpa dibayangi rasa khawatir terhadap tindak kriminalitas.
“Bersama Kita Aman, Panen Melimpah, Masyarakat Sejahtera. Pekon Balak Bersatu, Aman, dan Makmur.” (mediaviral.co)
















