Lampung Barat – MediaViral.co
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional yang kerap diwarnai gelombang aksi massa di berbagai daerah, Polres Lampung Barat menunjukkan keseriusannya. Simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) yang digelar Jumat (03/04/2026) menjadi sinyal kuat: aparat tak ingin lengah sedikit pun.
Kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Seluruh personel diterjunkan dalam skenario pengamanan ketat, mulai dari penjagaan gerbang utama hingga penguasaan titik-titik vital di Mapolres. Setiap detik dihitung, setiap respons diuji—seolah menghadapi ancaman nyata.
Di tengah meningkatnya potensi kerawanan menjelang May Day, langkah ini dinilai sebagai bentuk kesiapsiagaan serius menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk gangguan keamanan yang bisa muncul sewaktu-waktu.
Kapolres Lampung Barat, Samsu Wirman, menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kelengahan.
“Ini bukan sekadar latihan biasa. Kami ingin memastikan seluruh personel siap menghadapi situasi terburuk sekalipun. Menjelang May Day, kewaspadaan harus ditingkatkan,” tegasnya dengan nada serius.
Simulasi juga menyoroti pentingnya koordinasi antar satuan yang solid serta ketegasan dalam menjalankan SOP. Namun di sisi lain, pendekatan humanis tetap ditekankan agar pengamanan tidak menimbulkan gesekan dengan masyarakat.
Tak hanya itu, jalur evakuasi dan sistem komunikasi darurat diuji secara menyeluruh. Hal ini menjadi krusial mengingat situasi dapat berubah cepat dan membutuhkan respons yang presisi.
Meski kegiatan berlangsung lancar dan situasi Mapolres terpantau aman, pesan yang ingin disampaikan jelas: aparat tidak ingin kecolongan.
“Keamanan markas adalah benteng utama. Kalau mako kuat, pengamanan di lapangan akan lebih maksimal,” pungkas Kapolres.
Dengan simulasi ini, publik pun diingatkan bahwa momentum May Day bukan hanya soal perayaan buruh, tetapi juga potensi dinamika yang perlu diantisipasi bersama. (mediaviral.co)
















