Bengkulu, 23 Maret 2026 – MediaViral.co
Jagat media sosial Bengkulu sempat dihebohkan dengan beredarnya foto mobil dinas bernomor polisi BD 1058 EY yang terlihat terparkir di kawasan Pantai Panjang pada malam takbiran Idul Fitri. Lokasinya yang berada tidak jauh dari area hiburan malam memicu berbagai spekulasi dari warganet.
Sejumlah pihak mempertanyakan keberadaan kendaraan dinas tersebut. Tidak sedikit pula yang menduga adanya penyalahgunaan fasilitas negara untuk kepentingan di luar tugas resmi.
Menanggapi hal itu, Asisten II Pemerintah Kota Bengkulu, Sehmi Al Nur, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa keberadaan mobil dinas tersebut sepenuhnya berkaitan dengan tugas kedinasan, bukan untuk kepentingan pribadi maupun hiburan.
Menurut Sehmi, pada malam takbiran dirinya baru saja mengikuti rangkaian kegiatan bersama pemerintah daerah. Setelah itu, ia langsung menuju kawasan Pantai Panjang untuk melakukan pemantauan situasi.
“Saya datang ke sana untuk memastikan kondisi tetap aman dan kondusif, sekaligus memantau aktivitas pedagang di kawasan wisata,” ujarnya.
Sebagai pejabat yang membidangi sektor ekonomi dan pembangunan, Sehmi menjelaskan bahwa kawasan Pantai Panjang merupakan salah satu titik yang menjadi fokus pengawasan, terutama saat libur Idul Fitri.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah memantau beberapa hal, di antaranya kesiapan pedagang dalam menghadapi lonjakan pengunjung, kepatuhan terhadap aturan usaha, serta potensi gangguan ketertiban umum, termasuk peredaran minuman keras.
“Tujuan kami adalah memastikan kawasan wisata tetap tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.
Meski telah memberikan penjelasan, perbincangan di media sosial sempat berkembang luas. Sehmi pun menyayangkan munculnya berbagai opini tanpa konfirmasi terlebih dahulu.
Ia mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi secara berimbang dan berdasarkan fakta, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Bengkulu terus meningkatkan pengawasan di berbagai titik keramaian selama libur Lebaran, termasuk kawasan wisata, pusat kuliner, dan tempat hiburan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan suasana libur Idul Fitri berlangsung aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. (mediaviral.co)
















