Lampung Utara — MediaViral.co
Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga yang mengerikan terjadi di Desa Negara Bumi, Kecamatan Sungkai Tengah, Kabupaten Lampung Utara, pada Sabtu dini hari, 21 Maret 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Seorang istri bernama Desmasari menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri, Ahmat Roni. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah setelah ditusuk sebanyak tujuh kali di bagian leher, pipi, dan punggung.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pelaku yang sebelumnya tinggal di Desa Negeri Sakti, Kecamatan Sungkai Utara, datang ke rumah mertuanya di Desa Negara Bumi pada malam hari.
Kedatangan pelaku memicu pertengkaran dengan korban. Pelaku diketahui emosi setelah mendapati istrinya berada di rumah tersebut, sementara selama sekitar satu bulan sebelumnya ia tidak mengetahui keberadaan korban.
Pertengkaran kemudian memanas hingga pelaku mencekik leher korban. Ibu korban yang berada di lokasi sempat berusaha melerai keduanya.
Namun, pelaku keluar rumah dan mengambil sebilah pisau yang disimpan di dalam jok sepeda motor. Pelaku kemudian kembali masuk ke dalam rumah dan langsung melakukan penusukan terhadap korban secara berulang kali.
Korban Dirawat Intensif
Akibat luka serius yang dideritanya, korban segera dilarikan ke RS Handayani, Kotabumi, untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif.
Pelaku Sempat Kabur, Berhasil Ditangkap Polisi
Setelah kejadian, pelaku melarikan diri. Keluarga korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
Polres Lampung Utara bersama Polsek Sungkai Utara bergerak cepat melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Bukit Kemuning oleh tim gabungan Resmob dan Tekab 308 yang dipimpin oleh Katim Resmob Aiptu Adizar bersama Aipda Purnomo.
Apresiasi dari Keluarga Korban
Pihak keluarga korban menyampaikan terima kasih atas respons cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus ini.
Kasus ini saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mengungkap motif serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (mediaviral.co)
















