Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Gen Z Diingatkan: Jangan Jadi Generasi yang Membiarkan Budaya Lampung Barat Punah

19
×

Gen Z Diingatkan: Jangan Jadi Generasi yang Membiarkan Budaya Lampung Barat Punah

Sebarkan artikel ini

Lampung Barat – MediaViral.co

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengingatkan generasi muda, khususnya Gen Z, agar tidak abai terhadap pelestarian budaya di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan zaman.

Example 300250

Peringatan tersebut disampaikannya saat menghadiri perhelatan Sekura Cakak Buah di Pekon Muara Jaya II, Kecamatan Kebun Tebu, Sabtu (21/3/2026).

Di balik kemeriahan pesta topeng khas Lampung Barat itu, Parosil menyoroti adanya ancaman nyata terhadap kelestarian budaya lokal jika generasi muda mulai kehilangan kepedulian.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga warisan leluhur tidak boleh hanya dibebankan kepada segelintir pihak. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat, terutama anak muda, harus terlibat aktif.

Meski demikian, Parosil memberikan apresiasi kepada para Muli Mekhanai (bujang gadis) yang hingga kini masih konsisten menjadi penggerak dalam menjaga tradisi Sekura.

“Jangan sampai budaya ini hanya bertahan di tangan beberapa orang saja. Jika generasi mudanya tidak peduli, lambat laun Sekura hanya akan menjadi cerita, bukan lagi tradisi,” tegasnya.

Sekura Cakak Buah sendiri telah diakui sebagai warisan budaya takbenda Indonesia dan dikenal hingga mancanegara. Tradisi ini bukan hanya simbol perayaan Idulfitri, tetapi juga menjadi identitas serta potensi besar dalam menarik wisatawan.

Namun demikian, Parosil menilai saat ini banyak generasi muda yang lebih tertarik pada budaya luar dibandingkan budaya sendiri. Hal ini dinilainya sebagai sinyal serius yang tidak boleh diabaikan.

Ia tetap mendorong generasi muda untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin di berbagai daerah. Namun, ia mengingatkan agar mereka tidak melupakan akar budaya ketika kembali ke kampung halaman.

“Silakan menimba ilmu di mana saja, tetapi saat pulang kampung harus ikut berpartisipasi dalam kegiatan budaya. Jangan hanya menjadi penonton,” ujarnya.

Parosil juga mengingatkan bahwa jika kesadaran untuk melestarikan budaya tidak terus dipupuk, maka Lampung Barat berisiko kehilangan salah satu identitas pentingnya.

“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi bagian dari jati diri. Jika tidak dijaga, kita bisa menjadi generasi yang menyaksikan budaya sendiri hilang,” pungkasnya. (mediaviral.co)

Example 300x375