Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

RPRLB Wakafkan Al-Qur’an, Perkuat Pemulihan Pendidikan Santri Pascabanjir di Bireuen

17
×

RPRLB Wakafkan Al-Qur’an, Perkuat Pemulihan Pendidikan Santri Pascabanjir di Bireuen

Sebarkan artikel ini

Bireuen, Aceh – MediaViral.co

Tiga bulan pascabanjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen, denyut pemulihan belum sepenuhnya reda. Luka fisik mungkin mulai mengering, tetapi proses membangkitkan semangat generasi muda masih terus diperjuangkan.

Example 300250

Di tengah situasi itu, Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas (RPRLB) mengambil langkah nyata: mewakafkan Al-Qur’an kepada sekitar 100 santri di Dayah Maui’dhatulhasanah, Gampong Ulee Ceu, Kecamatan Jangka, Rabu (4/3/2026).

Bagi para santri, mushaf yang diterima bukan sekadar lembaran kertas bertinta. Ia adalah simbol bahwa kepedulian tidak berhenti saat kamera bantuan darurat tak lagi menyorot. Pendidikan keagamaan yang sempat terdampak kini kembali ditegakkan sebagai fondasi pemulihan jangka panjang.

Ketua Umum RPRLB menegaskan, fase rehabilitasi pascabencana tak boleh hanya berkutat pada infrastruktur.

“Bencana boleh menguji fisik dan ekonomi, tetapi semangat menuntut ilmu tidak boleh padam. Menjaga akses pendidikan Al-Qur’an adalah bagian dari membangun ketahanan generasi,” tegasnya.

Pimpinan Dayah Maui’dhatulhasanah menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Dengan jumlah santri mencapai 100 orang, dukungan sarana pembelajaran sangat krusial untuk menjaga keberlangsungan program tahfiz dan pembinaan akhlak.

Tokoh masyarakat setempat, Ismawar, S.Pd, turut memberikan apresiasi.

“Kami berterima kasih kepada Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas. Bantuan ini menguatkan harapan masyarakat bahwa proses bangkit tidak berjalan sendiri,” ujarnya.

Sebagai organisasi kemanusiaan, RPRLB menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dari sekadar respons darurat. Mereka ingin memastikan proses pemulihan menyentuh aspek spiritual, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat—sebuah pendekatan yang kerap luput dari perhatian setelah bencana mereda.

Pemulihan pendidikan di daerah terdampak bencana masih membutuhkan kolaborasi luas. Tanpa dukungan berkelanjutan, generasi muda berisiko kehilangan momentum belajar yang sangat berharga.

Melalui wakaf Al-Qur’an ini, RPRLB mengirim pesan yang lebih besar: membangun kembali bukan hanya soal beton dan kayu, tetapi juga menjaga cahaya ilmu tetap menyala di tengah ujian. (mediaviral.co)

Example 300x375