Iran – MediaViral.co | 28 Februari 2026, 18.32 WIB
Asap terlihat membumbung di langit Teheran, Sabtu (28/2/2026), setelah serangkaian ledakan dilaporkan terjadi di ibu kota Iran tersebut. Situasi memanas menyusul aksi saling serang antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat (AS).
Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan meluncurkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Langkah itu disebut sebagai respons atas serangan udara yang lebih dulu terjadi di Teheran.
Mengutip laporan Associated Press, militer Iran menargetkan Markas Armada Kelima AS di Bahrain, pangkalan militer AS di Qatar dan Uni Emirat Arab, serta sejumlah target militer di Israel.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan maupun korban jiwa di wilayah-wilayah tersebut.
Sebelumnya, Israel melancarkan serangan udara ke Teheran pada Sabtu siang. Serangan itu dilaporkan menghantam lokasi di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengakui serangan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya untuk menghilangkan ancaman. Namun, ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait detail operasi.
Di sisi lain, seorang pejabat di Washington mengonfirmasi adanya keterlibatan AS dalam operasi tersebut. Meski demikian, belum diketahui sejauh mana peran AS dalam serangan Israel ke Iran.
Eskalasi ini terjadi setelah negosiasi nuklir antara AS dan Iran dilaporkan tidak mencapai kesepakatan. Perkembangan terbaru ini meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah dan memicu kekhawatiran internasional terhadap potensi konflik yang lebih luas.
(mediaviral.co)
















