Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Pauh Terenja Menunggu! PPWI Mukomuko Turun Tangan, PUPR Janjikan Perbaikan 2027

16
×

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Pauh Terenja Menunggu! PPWI Mukomuko Turun Tangan, PUPR Janjikan Perbaikan 2027

Sebarkan artikel ini

Mukomuko, Bengkulu – MediaViral.co

Akses utama antar-dusun di Desa Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, rusak parah dan dikeluhkan warga. Jalan sepanjang kurang lebih 1 kilometer di Dusun Pondok Lama itu dipenuhi lubang dan genangan saat hujan, membuat aktivitas masyarakat tersendat dan rawan kecelakaan.

Example 300250

Melihat kondisi tersebut, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Mukomuko turun langsung mendampingi pemerintah desa mengajukan usulan perbaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Senin (23/2/2026).

Ketua PPWI Mukomuko, Musrikin, bersama Sekretaris Kusnanto dan Bendahara Zamheri, melakukan verifikasi lapangan dan menyusun dokumentasi pendukung agar pengajuan tidak kembali terhambat administrasi.

“Kami pastikan data yang diajukan valid dan lengkap. Jalan ini merupakan akses vital warga. Tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tegas Musrikin.

Kepala Desa Pauh Terenja, Rodi Hartono, mengungkapkan bahwa proposal perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah dua kali diajukan pada masa pemerintahan sebelumnya dan bahkan telah diupayakan masuk dalam Musrenbang. Namun hingga kini belum juga terealisasi.

“Sudah dua kali kami ajukan. Bahkan disebut sebagai jalan kabupaten. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ujar Rodi dengan nada kecewa.

Kondisi jalan yang rusak disebut menghambat distribusi hasil pertanian dan mobilitas anak sekolah. Warga berharap pemerintah daerah tidak lagi menunda perbaikan yang dinilai mendesak.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, S.T., M.T., menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan.

“Kami akan verifikasi terlebih dahulu. Usulan ini akan kami masukkan dalam rencana anggaran mendatang,” katanya.

Namun pernyataan tersebut disertai catatan: perbaikan direncanakan baru terealisasi pada tahun 2027.

Janji tersebut memantik beragam respons di tengah masyarakat. Di satu sisi, ada kepastian rencana. Di sisi lain, warga harus kembali menunggu dua tahun ke depan dengan kondisi jalan yang dinilai membahayakan.

Kini publik menanti, apakah komitmen itu benar-benar ditepati atau kembali menjadi daftar panjang janji pembangunan yang tertunda. (mediaviral.co)

Example 300x375