Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Proyek Tambal Sulam BPJN Bengkulu Disorot! Jalan Dilubangi, Korban Berjatuhan – APH Diminta Turun Tangan

96
×

Proyek Tambal Sulam BPJN Bengkulu Disorot! Jalan Dilubangi, Korban Berjatuhan – APH Diminta Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Bengkulu, 23 Februari 2026 – MediaViral.co

Proyek tambal sulam jalan yang dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional Bengkulu (BPJN Bengkulu) kembali menuai sorotan tajam. Pasalnya, pekerjaan yang seharusnya menghadirkan kenyamanan justru diduga menjadi “jebakan maut” bagi pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Example 300250

Tim awak Mediaviral.co yang turun langsung ke lapangan menemukan kondisi memprihatinkan di ruas jalan mulai dari Simpang Pagar Dewa, Kota Bengkulu, menuju Bandar Udara Fatmawati Soekarno. Sejumlah titik jalan terlihat telah dilubangi untuk proses tambal sulam, namun hingga Senin (23/2/2026), belum juga dilakukan penambalan oleh pihak BPJN Bengkulu.

Kondisi ini dinilai sangat membahayakan. Lubang-lubang yang menganga di badan jalan berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden kecelakaan akibat jalan berlubang di jalur tersebut sudah kerap terjadi.

“Kalau memang belum siap ditambal, kenapa harus dilubangi dulu? Ini jalan lintas vital, bukan jalan kebun,” ujar salah seorang pengguna jalan dengan nada kesal.

Baru Ditambal, Sudah Berlubang Lagi?

Ironisnya, di sejumlah titik lain pada ruas yang sama, tambal sulam yang diduga baru dikerjakan belum lama ini sudah kembali berlubang. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: apakah kualitas pekerjaan memang buruk, atau ada dugaan pengerjaan yang tidak maksimal?

Padahal, proyek tersebut menggunakan anggaran negara—uang rakyat. Masyarakat tentu berhak mendapatkan infrastruktur yang layak dan aman, bukan jalan tambal sulam yang cepat rusak dan membahayakan.

Sorotan publik pun mengarah pada dugaan pembiaran. Mengapa lubang dibiarkan terbuka tanpa penanganan cepat? Ada apa di balik lambannya proses tambal sulam ini?

APH Diminta Selidiki

Melihat kondisi yang terus berulang dan dinilai merugikan masyarakat, sejumlah pihak mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan menyelidiki kualitas dan pelaksanaan proyek tambal sulam tersebut.

Transparansi dan akuntabilitas menjadi tuntutan utama. Jika benar ada kelalaian atau indikasi pekerjaan asal-asalan, maka harus ada pertanggungjawaban.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional Bengkulu belum berhasil dimintai keterangan resmi terkait belum dilakukannya tambal sulam di titik-titik yang telah dilubangi serta kondisi jalan yang baru diperbaiki namun sudah kembali rusak.

Publik menunggu jawaban. Jangan sampai jalan nasional berubah menjadi ancaman nasional bagi keselamatan rakyat. (mediaviral.co)

Example 300x375