Lampung Utara — MediaViral.co
Kondisi jalan onderlagh di Dusun 9, Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, menuai sorotan tajam warga. Jalan yang dibangun menggunakan Dana Desa tahun anggaran 2025 itu kini sudah terlihat rusak parah, meski baru beberapa bulan selesai dikerjakan.
Warga menilai pekerjaan proyek tersebut diduga dikerjakan asal jadi. Dari pantauan di lapangan, struktur jalan dinilai tidak sesuai standar teknis. Lapisan batu yang digunakan berukuran kecil, tanah dasar tidak dipadatkan dengan baik, serta tidak diberi lapisan pasir sebagaimana mestinya. Kondisi ini diduga kuat menjadi penyebab utama jalan cepat hancur.
“Ini bukan rusak karena faktor alam, tapi dari awal memang pekerjaannya asal-asalan. Baru seumur jagung sudah hancur,” ujar salah satu warga Dusun 9 yang enggan disebutkan namanya.
Proyek jalan onderlagh tersebut diketahui menelan anggaran sebesar Rp276 juta. Namun warga menduga, realisasi anggaran di lapangan tidak sampai setengahnya. Dugaan inilah yang memunculkan kecurigaan adanya praktik penyimpangan anggaran Dana Desa.
“Kalau dilihat dari kualitasnya, kami yakin dana yang dipakai jauh dari angka yang tercantum. Ini kuat dugaan ada korupsi,” tegas warga lainnya.
Tak hanya menyoroti kinerja pemerintah desa, warga juga mempertanyakan peran Aparat Penegak Hukum (APH) yang dinilai terkesan diam. Warga menduga pengawasan lemah dan tidak menutup kemungkinan adanya praktik pembiaran hingga dugaan suap.
“Kalau APH benar-benar bekerja, seharusnya kasus seperti ini tidak dibiarkan. Jangan sampai hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah,” tambah warga.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Ogan Lima belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut. Warga mendesak Inspektorat, Kejaksaan, dan Aparat Penegak Hukum lainnya untuk segera turun ke lapangan melakukan audit dan penyelidikan menyeluruh.
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyimpangan Dana Desa di Kabupaten Lampung Utara, yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan dan akses infrastruktur masyarakat pedesaan. (mediaviral.co)
















