Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

DPP KNPI Gelar Dialog Nasional Kepemudaan, Siapkan Generasi Muda Hadapi Bonus Demografi

18
×

DPP KNPI Gelar Dialog Nasional Kepemudaan, Siapkan Generasi Muda Hadapi Bonus Demografi

Sebarkan artikel ini

Jakarta – MediaViral.co

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar Dialog Nasional Kepemudaan bertema “Masa Depan Anak dan Generasi Muda di Era Bonus Demografi” di Café Kopisisasi, Cijantung, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Example 300250

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk membedah kesiapan generasi muda Indonesia menghadapi bonus demografi, yang di satu sisi merupakan peluang besar, namun di sisi lain berpotensi menjadi ancaman serius jika tidak dikelola dengan tepat.

Dialog nasional tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI Saad Budiman Lubis dan Sekretaris Jenderal Roy Stevy Wendy, serta menghadirkan tokoh nasional, akademisi, dan praktisi pendidikan untuk memperkaya perspektif dan rekomendasi kebijakan kepemudaan.

Sebagai pembicara utama, Dr. Wawan H. Purwanto (Tokoh Nasional/Pejabat BIN) menegaskan bahwa bonus demografi hanya akan bermakna jika generasi muda berani keluar dari zona nyaman dan bertransformasi menjadi inovator.

“Dalam menyongsong bonus demografi, kaum muda harus berani berinovasi, memiliki skill, spirit, dan stamina yang kuat. Indonesia harus tampil sebagai pemimpin, bukan sekadar pengikut. KNPI harus menjadi motor penggerak bonus demografi,” tegasnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Ilyas Indra, S.H., M.H., M.M., selaku Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) DPP KNPI, menekankan pentingnya kemandirian pemuda. Menurutnya, generasi muda tidak boleh hanya disiapkan sebagai tenaga kerja, tetapi harus didorong menjadi pencipta lapangan kerja.

Ia menyoroti urgensi program pemberdayaan yang memberi ruang nyata bagi pemuda untuk berlatih kewirausahaan, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Di tempat yang sama, Satriwan Salim, S.Pd., M.Si. (Anggota Pokja KPAI) memaparkan berbagai data dan fakta mengenai mutu pendidikan Indonesia, baik berdasarkan penilaian nasional maupun internasional. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan prasyarat mutlak menuju Indonesia Emas.

“Jika Indonesia Emas ingin terwujud, maka peningkatan mutu pendidikan tidak bisa ditawar. KNPI harus menjadi pendorong utama lahirnya kebijakan dan gerakan nyata untuk perbaikan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal DPP KNPI Roy Stevy Wendy mengingatkan bahwa bonus demografi dapat berubah menjadi bencana demografi apabila negara dan masyarakat gagal memanfaatkannya secara strategis.

“Bonus demografi akan berubah menjadi bencana jika tidak dikelola dengan baik. Di sinilah peran organisasi kepemudaan menjadi sangat krusial,” katanya.

Roy menegaskan pentingnya peran aktif organisasi kepemudaan dalam menginisiasi pelatihan peningkatan keterampilan, advokasi kebijakan pendidikan, serta kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil.

Menutup dialog, Ketua Umum DPP KNPI Saad Budiman Lubis menegaskan komitmen KNPI untuk terus menjadi lokomotif gerakan kepemudaan nasional.

“DPP KNPI tidak hanya menjalankan agenda organisasi, tetapi merancang program strategis yang konsisten dan berkelanjutan untuk menjawab tantangan zaman. Kami ingin mengembalikan marwah pemuda sebagai kekuatan moral, sosial, dan intelektual bangsa,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan seruan bersama agar seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, dunia pendidikan, sektor swasta, dan organisasi kepemudaan—bersinergi mengoptimalkan peluang bonus demografi melalui investasi pada skill, kualitas pendidikan, dan ruang inovasi bagi generasi muda Indonesia. (mediaviral.co)

Example 300x375