Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Usai Temui Bupati dan Tokoh Nasional NU, Dr. Muhammad Alfikri Resmi Daftar Calon Ketua STAIN Madina

134
×

Usai Temui Bupati dan Tokoh Nasional NU, Dr. Muhammad Alfikri Resmi Daftar Calon Ketua STAIN Madina

Sebarkan artikel ini

Mandailing Natal, Sumatera Utara – MediaViral.co

Usai melakukan silaturahmi dengan Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution serta tokoh nasional Nahdlatul Ulama (NU) KH Ali Marbun, Dr. Muhammad Alfikri, S.Sos., M.Si. secara resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal (Madina) untuk periode 2026–2030, baru-baru ini.

Example 300250

Pendaftaran tersebut merupakan bagian dari rangkaian proses seleksi pimpinan STAIN Madina yang dalam waktu dekat direncanakan akan bertransformasi status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mandailing Natal.

Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution bersama KH Ali Marbun menyambut positif langkah yang diambil Dr. Muhammad Alfikri. Keduanya memberikan dukungan moral serta harapan agar STAIN Madina dapat dipimpin oleh figur yang memiliki kapasitas akademik, pengalaman birokrasi, serta integritas keilmuan yang kuat.

Dr. Muhammad Alfikri dikenal sebagai akademisi muda yang religius, sederhana, dan memiliki kewibawaan di lingkungan pendidikan tinggi Islam. Ia lahir di Kota Medan pada 23 Maret 1983 dan merupakan putra dari Prof. Dr. H. Ali Ya’kub Matondang, MA, seorang ulama dan akademisi terkemuka di Sumatera Utara. Latar belakang keluarga religius tersebut menjadi fondasi penting dalam perjalanan intelektual dan pengabdiannya.

Karier akademiknya dimulai setelah menyelesaikan pendidikan Sarjana Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di Universitas Sumatera Utara (USU) pada tahun 2004. Ia kemudian mengabdi sebagai Asisten Dosen USU pada 2004–2005, sebelum diangkat sebagai Dosen Tetap Universitas Medan Area (UMA) pada periode 2005–2010.

Setelah meraih gelar magister, Alfikri melanjutkan pengabdian sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan jabatan Pranata Humas di Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (2010–2014). Pengalaman birokrasi tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang tata kelola kelembagaan, komunikasi publik, serta pelayanan pemerintahan.

Semangat akademiknya terus berlanjut dengan menempuh Program Doktor (S3) Ilmu Komunikasi di UIN Sumatera Utara. Ia tercatat sebagai mahasiswa angkatan pertama dan berhasil menyelesaikan studi doktoralnya pada tahun 2017. Perjalanan tersebut, menurutnya, merupakan proses panjang yang penuh perjuangan dan pengorbanan.

“Prinsip dasar hidup saya, orang yang berhasil adalah orang yang sabar, tidak mengenal kata malas, ulet dalam bekerja, mau bergaul dengan orang-orang sukses, tahu berterima kasih, serta yakin atas kuasa Allah SWT,” ujar Dr. Muhammad Alfikri.

Pasca menyandang gelar doktor, Alfikri kembali mengabdi di UIN Sumatera Utara. Ia sempat bertugas sebagai tenaga administrasi di Fakultas Ushuluddin (2014–2016), sebelum resmi diangkat sebagai Dosen Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UIN Sumatera Utara sejak 2016 hingga saat ini.

Keputusan maju sebagai bakal calon Ketua STAIN Madina, menurut Alfikri, diambil setelah menerima dorongan dari sejumlah anggota Senat STAIN Madina, serta dukungan orang tua, keluarga, tokoh masyarakat, ulama, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Pencalonan Dr. Muhammad Alfikri diharapkan mampu membawa semangat baru dalam penguatan tata kelola akademik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan transformasi STAIN Mandailing Natal menuju perguruan tinggi keagamaan Islam yang unggul, moderat, dan berdaya saing.

(KRO/RD/A)

Example 300x375