Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Wakapolri Tinjau Penanganan Dampak Bencana di Aceh Tamiang, Ratusan Kendaraan dan Personel Disiagakan

12
×

Wakapolri Tinjau Penanganan Dampak Bencana di Aceh Tamiang, Ratusan Kendaraan dan Personel Disiagakan

Sebarkan artikel ini

Aceh Tamiang – MediaViral.co

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri dalam mempercepat pemulihan dampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari dukungan kendaraan operasional, pengerahan personel, hingga penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.

Example 300250

Dalam keterangannya, Sabtu (27/12), Wakapolri mengungkapkan bahwa saat ini Polri telah menyiapkan sekitar 20 unit kendaraan operasional, dengan tambahan dua kendaraan baru. Namun demikian, jumlah tersebut masih akan ditingkatkan hingga mencapai sekitar 100 kendaraan guna mendukung optimalisasi operasional personel di lapangan selama satu bulan ke depan.

“Kami masih terus berupaya memenuhi kebutuhan hingga sekitar 100 kendaraan untuk mendukung operasional anggota, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan, agar pelayanan dan pengamanan masyarakat dapat berjalan maksimal,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Selain kendaraan, Polri juga memfokuskan upaya pada percepatan pembukaan jalur logistik yang terdampak bencana. Untuk mendukung hal tersebut, telah disiapkan tujuh unit alat berat berupa ekskavator, delapan unit kendaraan pendukung, serta bantuan logistik berupa sembako dari Wakapolri yang diangkut menggunakan empat truk.

Bantuan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat terdampak dan para pengungsi, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan personel yang bertugas di lapangan.

“Logistik ini sangat dibutuhkan, baik untuk masyarakat di lokasi pengungsian maupun anggota yang bertugas, agar seluruh kegiatan penanganan bencana dapat berjalan seimbang dan optimal,” jelasnya.

Dari sisi penguatan personel, Wakapolri menyampaikan bahwa sekitar 100 personel tambahan telah tiba sejak malam sebelumnya, dan akan menyusul sekitar 200 personel lainnya. Dengan demikian, total sekitar 300 personel Brimob akan diperbantukan di wilayah Aceh Tamiang dan disebar ke desa-desa serta kecamatan sesuai kebutuhan di lapangan.

Dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Polri juga memprioritaskan penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor. Hingga saat ini, sebanyak 83 sumur bor telah beroperasi dari target hampir 100 sumur yang dibutuhkan. Sumur bor tersebut diperuntukkan bagi rumah warga, fasilitas ibadah, lokasi pengungsian, hingga sarana pendidikan.

“Air bersih adalah kebutuhan mendasar. Rumah warga, tempat ibadah, pengungsian, hingga sekolah harus terpenuhi. Anak-anak juga harus bisa kembali bersekolah, itu menjadi prioritas kami,” tegas Wakapolri.

Selain itu, Polri akan melakukan pendataan kebutuhan perlengkapan tambahan, termasuk seragam, yang nantinya akan disuplai dari Jakarta sesuai kondisi lapangan. Untuk infrastruktur, Polri juga berkolaborasi dengan Brimob dan pihak terkait dalam perbaikan serta pembangunan jembatan-jembatan yang rusak akibat bencana.

“Ini merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera saya laporkan kepada Bapak Kapolri. Apa yang bisa kami eksekusi langsung, akan segera kami laksanakan tanpa menunggu,” pungkasnya.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi Aceh Tamiang serta memastikan keamanan, kelancaran distribusi bantuan, dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (mediaviral.co)

Example 300x375